Investasi Property di Bali Sangat Menguntungkan

Investasi Property di Bali Sangat Menguntungkan  Oleh DotLahPis comPembangunan properti di Bali seperti vila, apartemen dan hotel terus menjamur, sehingga menjadi daya tarik untuk berinvestasi. Bagaimana pengalaman para investor membenamkan dananya?

Setelah tragedi bom 12 Oktober 2002 yang disusul pada 1 Oktober 2005, Bali terus menggeliat dan kembali menjadi incaran wisatawan mancanegara karena pesona alam dan budayanya yang memikat. Sejalan dengan itu, pembangunan propertinya pun terus menjamur, mulai dari vila, hotel, mal, hingga apartemen atau kondominium dan hotel (kondotel). Pemerintah pun turut andil memperbaiki dan mempromosikan Pulau Dewata dengan gencar. Berdasarkan penelusuran riset SWA, diperkirakan kapitalisasi proyek properti di Bali berkisar Rp 3-7 triliun. Sedikitnya 711 proyek properti telah dibangun. Tahun lalu saja, tercatat 30 proyek properti sedang dibangun. Lokasi favoritnya di Kuta, Jimbaran, Uluwatu, Ungaran, Seminyak, Nusa Dua dan Ubud. Sejumlah pengembang pun turut andil dalam kancah bisnis properti di Bali, termasuk pengembang dari luar negeri, seperti Amerika Serikat, Belanda, Australia, Thailand dan Singapura. Mereka bersaing dengan membangun proyek properti yang wah dengan harga selangit. Apartemen SunWel Beach Residences di Gianyar, atau Panorama Bali Resort & Spa, dan Outrigger O-CE-N Resort di Legian merupakan contoh proyek properti garapan asing.

Sementara itu, para pemain dari dalam negeri, sebut saja PT Samudra Asia Nasional (anak perusahaan PT Bakrieland Development Tbk.), sedang membangun kondotel di Kuta bernama Legian Nirwana Suite. Dikabarkan, investasi yang dibenamkan mencapai Rp 225 miliar untuk membangun 300 unit kondotel lima lantai. Harga yang ditawarkan berkisar Rp 900 juta-2,5 miliar per unit. Lalu ada PT Citra Raya Surabaya (anak perusahaan Grup Ciputra) yang membangun Vila Pat Mase di Jimbaran dengan operatornya dari Swiss Belhotel.

Ada lagi PT Seminyak Suites Development, yang membangun 59 unit kondotel eksklusif bernama Anantara. Harga yang ditawarkan mulai dari US$ 300 ribu per unit dengan hak kepemilikan strata title. Tak ketinggalan Grup Nikki milik Putu Surya tengah mengembangkan Nikki Square, kondotel terdiri 292 unit dan dioperasikan oleh jaringan Aston International mulai April nanti. Dibangun di atas tanah seluas 20 ribu m2 di tengah kota Denpasar, Nikki Square akan dilengkapi ballroom terbesar di Bali, pusat perdagangan dan fasilitas hotel berbintang lainnya.

Menurut Putu, pihaknya sudah menghentikan penjualan sejak November 2007, karena 70% unit dengan luas minimum 40 m2 yang ditawarkan seharga Rp 10-12,5 juta/m2 sudah laku terjual. Sisanya yang 30% akan tetap dimiliki sendiri untuk mengantisipasi bila kerja sama dengan Aston selesai, pihaknya masih bisa mengoperasikan sendiri. Putu pun bakal membangun 150 unit lagi untuk Nikki Square tahap kedua. Bahkan, Putu juga sedang membangun 150 vila di kawasan wisata Bedugul yang pembangunannya sudah mencapai 50%.

Selain itu, Putu tengah membangun pula 250 unit kondotel di kawasan Jimbaran dekat Patung Garuda Wisnu Kencana yang merupakan lokasi utama (prime location). Proyek propertinya ini direncanakan bisa menyasar pangsa pasar yang lebih luas dibanding proyeknya di Denpasar. Selain sebagai pemegang saham mayoritas di tiga proyek tersebut, Putu juga ikut bergabung bersama teman-temannya membangun Bali Kuta Residence dan Royal Bali Tower masing-masing 250 unit di daerah Kuta. “Sesama pengusaha Bali kami saling menguatkan,” ujar Putu, yang juga berbisnis di bidang hotel, pendidikan dan rumah sakit.

Diakuinya, Bali saat ini sudah dipenuhi pembangunan apartemen. Ia menyebut pemain lainnya, misalnya, Grand Kuta Apartment, Bali Nirwana Resort (BNR) milik Bakrie dan St Regis, diperkirakan apartemen yang ditawarkan mencapai 2.000 unit hingga akhir 2008. Meskipun begitu, menurutnya, penawaran itu belum menjadikan persaingan sangat ketat, sebab pangsa pasar yang disasar pun cukup beragam. Putu, misalnya, mematok harga berkisar Rp 10-12,5 juta/m2, sedangkan di BNR Rp 15-20 juta/m2.

Haryanto, pembeli apartemen di Nikki Residence, mengatakan, dirinya tertarik membeli apartemen itu karena berada di pusat kota di Kuta, dan operatornya Aston yang sudah teruji. “Intinya, saya ingin berinvestasi, tapi tidak merepotkan karena ada yang mengurus,” ia menyimpulkan. Tak tanggung-tanggung, di Nikki, Hari – nama panggilan Haryanto – membeli empat unit dengan harga masing-masing Rp 600 juta/unit. Skema pembayarannya pun menarik. Selain menggunakan kredit kepemilikan apartemen dari bank dan bayar tunai, manajemen Nikki juga menawarkan skema pembayaran 50% tunai dan sisanya diangsur dari hasil penyewaan kamar.

Nah, Hari memilih cara ketiga. Pada saat awal, ia membayar sekitar Rp 1,2 miliar dan sisanya Rp 1,2 miliar akan dibayar dari hasil penyewaan selama 10 tahun. Harga sewa per unit adalah Rp 500-750 ribu/malam, sekelas hotel bintang empat. Biasanya apartemen jenis ini disewa kalangan bule untuk jangka panjang. Memang, selama 10 tahun ke depan tidak ada uang yang masuk ke kantong Hari. Akan tetapi, jangan salah, harga kondotel ini terus naik. “Saat beli November 2007 harga Rp 600 juta per unit, saat ini sudah Rp 720 juta per unit,” ujarnya senang. Pengusaha asal Jakarta ini pun berencana, kalau dalam dua-tiga tahun sudah mencapai di atas Rp 1 miliar, ia siap menjual apartemennya itu.

Alasan ini juga yang mendasari Kadek Suyasa Jaya dan H. Mohamad Raif untuk membeli apartemen Nikki. Selain dari hasil penyewaan yang menguntungkan, para pemilik mempunyai opsi dapat memakai apartemen itu beberapa hari dalam satu tahun. Lokasi yang strategis dipakai alasan Raif – yang juga pedagang antarpulau – sebagai pertimbangan saat memutuskan bergabung di Nikki. Raif berencana hendak memanfaatkan kondotelnya saat harus menjamu rekan-rekan bisnisnya yang berkunjung ke Bali. Sebagai investasi, “Nikki cukup menggiurkan dibanding apartemen yang dibangun pengembang lain,” kata Raif. Makanya, ia berencana hendak menambah unitnya lagi bila ada pembangunan Nikki tahap kedua, atau mencari lokasi lain yang dianggap lebih menguntungkan.

Intan Aprilia, konsultan dan agen properti yang sering menangani klien orang Indonesia dan asing di Bali, memetakan karakter investor terutama orang asing. Menurutnya, orang asing akan suka tinggal di Bali di tempat-tempat yang juga banyak warga atau komunitas asingnya. Seperti para pekerja asing yang tinggal di Bali, mereka akan cenderung memilih daerah Seminyak ke arah Tabanan, karena di kawasan ini banyak klub dan ada sekolah internasional, plus hamparan pantainya yang memikat. Dan, untuk kelas elitenya, mereka lebih memilih di Jimbaran. Sementara orang asing yang suka dengan nuansa pegunungan akan memilih daerah Ubud. “Selain kondotel, vila atau town house juga jadi pilihan menarik untuk investasi,” tutur pemilik Global Intan Service ini.

Intan mencontohkan, seorang investor dari Dubai pada awal 2007 membeli vila di Seminyak dengan luas bangunan 300 m2/luas tanah 400 m2, meliputi tiga kamar tidur dan ada kolam renangnya, seharga US$ 240 ribu. Kalau ukuran hotel, vila ini kelas bintang lima. Lalu, kurang dari setahun dijual dengan harga US$ 360 ribu. “Net profit yang diperoleh US$ 80 ribu karena ada potongan pajak dan lainnya,” katanya.

Berbicara soal vila, seorang investor – sebut saja Imelda – mengaku sudah cukup lama memiliki sejumlah vila di pulau yang mayoritas penduduknya beragama Hindu ini. Vilanya itu berada di Kuta, Seminyak dan Tabanan – ada yang dibeli Imelda dengan cara takeover dari pemilik sebelumnya karena tidak bisa mengelolanya, bangunannya belum jadi, sudah usang, atau kurang bagus penataan eksterior-interiornya. Biasanya, tanah vilanya itu sifatnya build operation transfer (BOT) selama sekian tahun. “Kalau membangun dari awal bisa lebih mahal, butuh investasi sangat tinggi,” katanya seraya menjelaskan bahwa untuk perbaikan ini butuh dana Rp 300-400 juta, tergantung pada kondisi vilanya.

Nah, vilanya itu ia sewakan ke orang asing untuk jangka panjang. Biasanya mereka bekerja atau membuka usaha di Bali. Sewanya berkisar Rp 60-50 juta per tahun atau bisa US$ 150 per hari. “Dengan sewa ini bisa kembali modal,” tuturnya. Dan, kalau vila itu dijual, return yang diperoleh bisa mencapai 30%-40% dalam tempo satu-dua tahun. “Tapi ini tergantung pada lokasi,” ia menegaskan.

Memang investasi properti di Bali cukup menggiurkan, asalkan tahu trik membeli dan mengelolanya. Ali Hanafiah, pengamat properti memberi masukan. Pertama, soal status tanah perlu diperhatikan, apakah BOT atau hak milik, baik untuk vila maupun kondotel. Jika sistem BOT, berarti investor hanya membeli bangunannya karena tanahnya biasanya milik negara. Hal ini banyak terjadi di Nusa Dua. Maka, hasil investasinya hanya dari penyewaan, atau dari bangunannya yang kemudian dijual lagi. Namun ingat, bangunan itu ada nilai penyusutannya. Maka harus jelas, kalau BOT-nya sudah selesai, apa rencana selanjutnya. Ini bisa ditanyakan pada pihak pengembang.

Nah, bagi yang tanahnya BOT, misalnya 30 tahun, Ali punya hitung-hitungannya. Menurutnya, maksimum investasi harus kembali modal (BEP) sektiar 7 tahun. Dengan demikian, minimum return yang diperoleh 15% (bersih) per tahun – sudah dipotong pajak, komisi dan lainnya. Hitungan 7 tahun itu standar umum untuk investasi penyewaan properti, sebab investor tidak punya aset. Setelah 7 tahun barulah investor menikmati keuntungannya dari hasil penyewaan. ”Kalau tidak bisa untung ngapain berinvestasi,” ungkapnya.

Lalu, kalau tanahnya bersifat hak milik strata title di atas Hak Guna Bangunan, berarti tanahnya dimiliki oleh investor, atau kalau kondotel dimiliki bersama-sama. Jika nanti bangunannya sudah tua, bisa dibangun kembali bersama-sama pula. Untuk kasus tanah jenis ini, Ali memberi masukan, untuk bisa BEP maksimum 10 tahun dengan return minimum 10% per tahun.

Supaya return bisa maksimum, yang perlu juga diperhatikan, pertama, lokasinya harus strategis seperti Kuta, Jimbaran, Seminyak, Legian, Nusa Dua. Khusus untuk kondotel kisaran harganya bervariasi. Seperti di Nusa Dua berkisar Rp 15-20 juta/m2; di Kuta Rp 8-12 juta/m2; dan yang dekat pantai bisa mencapai Rp 15 juta/m2. Jimbaran, Legian, Seminyak harganya sama dengan di Kuta. Namun di Seminyak ada yang Rp 36 juta/m2 seperti yang ditawarkan oleh Apartemen Anantara dengan operatornya dari Thailand. Sementara untuk vila, harganya bisa lebih mahal lagi. “Untuk ukuran Bali, harga segitu relatif tidak mahal kalau untuk investasi, sebab tingkat huniannya tinggi selama situasinya tetap aman tidak ada bom,” ungkap Prinsipal Century 21 ini.

Kedua, lihat siapa operator atau pengelola kondotel/vila yang mau dibeli. “Sekarang, operator yang sedang diminati adalah Accord, Ascot dan Swiss Belt,” ia menginformasikan. Ketiga, siapa pengembangnya. Tentunya, investor harus mencari pengembang yang kredibel, berpengalaman, dan memiliki banyak jaringan. Saat ini pengembang besar pun sudah merambah Bali, seperti Grup Bakrie, Ciputra dan Agung Podomoro.

Satu hal lagi, bila ingin menggunakan konsultan atau agen properti, cari yang kredibel. Tak jarang karena salah pilih agen, alih-alih ingin berinvestasi untuk cari untung malah jadi buntung. Tak jarang ada oknum nakal yang menjual tanah di area abu-abu (grey area), seperti tanah sengketa atau tanah milik negara. Akan tetapi, ketika bangunan sudah jadi, terjadi pembongkaran secara paksa. Jadi, kendati investasi properti di Pulau Bali sangat menggiurkan, investor mesti tahu trik-triknya. Sumber : http://www.swa.co.id

Dapur Sehat

July 28, 2009 by Artawan  
Filed under Dapur, Tips Property

Tips Property Dapur Sehat oleh DotLahPis comDapur adalah ruangan yang identik menjadi tempat beraktivitas para ibu rumah tangga. Di tempat inilah, para ibu menyediakan makanan untuk suami dan anaknya. Dapur di masa lampau dibayangkan sebagai tempat yang kotor dan berbau tidak sedap. Bagaimana dengan dapur Anda? Apakah desain dapur Anda sudah mencerminkan dapur yang sehat ?

Anggapan bahwa dapur sebagai tempat yang kotor tidaklah berlebihan. Karena untuk membuat makanan, ada banyak bahan makanan yang harus disiapkan dengan aroma yang beraneka macam di dalam dapur. Belum lagi sampah yang dihasilkannya sehingga dapur dapat menjadi salah satu ruangan tempat berkembangnya bibit penyakit di rumah Anda. Bahkan dapur yang kotor dan lembab dapat memancing datangnya serangga seperti kecoa dan lalat maupun binatang pengerat di rumah Anda. Hal ini dapat menjadi sumber penyebaran penyakit bagi keluarga Anda. Maka, untuk menciptakan dapur yang sehat, Anda dapat memperhatikan hal-hal berikut ini.

Cahaya pada Dapur

Cahaya merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan karena untuk dapat memasak tentu diperlukan penerangan yang cukup. Cahaya sendiri dapat diperoleh dari 2 sumber, yaitu cahaya matahari dan lampu.

  • Cahaya Matahari

    Cahaya matahari sangat bermanfaat untuk membunuh bibit penyakit yang ada di dapur. Karena di dapur sering dihasilkan sampah sehingga bibit penyakit sering muncul di ruangan ini. Agar dapat memperoleh cahaya matahari yang cukup, saat hendak membuat dapur perhatikan jumlah dan besarnya jendela atau ruangan terbuka sehingga bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup. Dengan cahaya matahari yang memadai, berarti tidak perlu menyalakan lampu di siang hari sehingga menghemat penggunaan listrik.

  • Cahaya Lampu

    Karena cahaya matahari tidak tersedia setiap waktu, maka cahaya lampu juga diperlukan sebagai cahaya pengganti. Ada 3 jenis lampu yang dapat digunakan di dapur, yaitu:

    • Cahaya Umum
      Digunakan untuk menerangi dapur khususnya saat cahaya matahari tidak ada. Cahaya lampu hendaknya jangan terlalu redup ataupun terlalu terang sehingga dapat menyakitkan mata.
    • Cahaya Khusus
      Biasanya menggunakan lampu halogen dan diletakkan di bawah kitchen set. Digunakan untuk menerangi daerah khusus, misalnya di tempat yang biasa digunakan untuk memotong bahan makanan sehingga dengan adanya lampu ini dapat dilihat lebih jelas warna makanan dan mengetahui kondisi makanan apakah masih baik atau tidak.
    • Cahaya Aksen
      Pencahayaan ini digunakan untuk mempercantik tampilan dapur. Umumnya diletakkan di dalam lemari kabinet pada bagian pintu kaca yang berisi pajangan. Dengan kehadiran lampu ini tentu akan memperkuat keindahan dari dapur.

Sirkulasi Udara dalam Dapur

Pada proses masak, dihasilkan asap yang sebagai hasil buangan. Tentu tidak nyaman, apabila asap ini tidak dapat dikeluarkan dari dapur. Pertukaran udara dengan udara yang segar dapat terjadi apabila ada jendela atau lubang yang menghubungkan dengan ruangan terbuka. Tetapi, apabila dapur Anda tidak memilikinya, Anda dapat menggunakan cooker hood yang akan menyedot asap hasil proses memasak sehingga udara di dapur menjadi lebih segar.

Kebersihan Dapur

Dapur merupakan penghasil limbah rumah tangga terbesar di rumah. Agar sampah yang dihasilkan tidak menimbulkan penyakit dan bau tidak sedap, maka Anda harus menjaga agar dapur tetap bersih. Caranya adalah dengan membersihkan dapur selesai memasak. Percikan minyak, tumpahan kuah atau percikan air sebaiknya segera dibersihkan. Selain itu, Anda juga wajib membuang sampah yang ada di dapur setiap hari karena sampah yang disimpan lebih dari satu hari akan menjadi tempat tumbuhnya bakteri dan jamur.

Oleh karena itu, dengan memperhatikan pencahayaan di dalam dapur, maka dapur Anda bukanlah menjadi tempat yang gelap dan kotor. Selain itu dengan menjaga sirkulasi udara dalam dapur, Anda juga akan memiliki dapur yang tidak lembab dan tidak berbau. Dan kebersihan dapur merupakan hal yang juga penting untuk menjaga dapur yang sehat. Tentu Anda akan membuat yang terbaik untuk kesehatan keluarga Anda bukan? Karena itu dari sekarang, jagalah kebersihan dan kesehatan dapur Anda.

Mendekorasi Kamar Tidur

July 28, 2009 by Artawan  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Tips Property Mendekorasi Kamar Tidur oleh DotLahPis comKamar tidur menjadi daerah yang paling penting  hampir bagi setiap orang. Karena di ruangan ini menjadi tempat beristirahat setelah penat bekerja seharian.

Untuk itu kamar tidur harus didekorasi senyaman mungkin dan terlihat lega. Berikut ini tips-tips untuk menyiasati kamar tidur menjadi lebih lega dan nyaman.

  1. Penggunaan warna cerah pada kamar tidur. Untuk mendapatkan ruangan yang terlihat lebih lega, gunakan warna cerah pada cat dinding kamar karena warna cerah dapat merefleksikan cahaya lebih baik, sehingga efek yang dihasilkan dari pencahayaan lebih maksimal. Selain putih, warna yang biasa digunakan untuk kamar tidur adalah krem. Dan pada salah satu permukaan dinding (biasanya yang berada dibelakang tempat tidur) dapat diberikan warna yang eye catching agar tidak terkesan monoton.
  2. Letakkan cermin yang cukup besarCermin memiliki efek yang sangat baik untuk memberi kesan luas dan  dapat merefleksikan cahaya ke seluruh ruangan sehingga membuat ruangan terlihat lebih terang.
  3. Menata perabot-perabot yang simpel di sudut-sudut ruang agar tidak terkesan kosong dan ”dingin”.
  4. Gunakan furnitur yang sesuai dengan besar ruangan dan yang berdisain minimalis dan multifungsi. Bawah tempat tidur dapat disiasati dengan dibuat laci-laci untuk menyimpan barang.

Kamar Tidur Romantis

July 28, 2009 by Artawan  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Tips Property Kamar Tidur Yang Romantis oleh DotLahPis comKamar tidur  dapat mempengaruhi gairah seksual seseorang. Suasana yang tak nyaman tentu dapat menyebabkan turunnya gairah Anda. Karena itu tak ada salahnya mulai detik ini, ruangan yang satu ini mendapat perhatian khusus. Mulai dari letak tempat tidur, seprei, kesegaran udara termasuk bau, bahkan warna cat yang dipilih ikut berpengaruh mengangkat suasana romantis. Sama seperti sebuah restoran yang baik menyiapkan anda untuk suasana bersantap yang romantis dengan dekorasi cantik dan penerangan yang lembut. Badan kitapun amat terpengaruh oleh pandangan, suara dan bau yang ada di sekitarnya. Walau setiap orang memiliki seleranya sendiri terhadap apa yang terasa romantis, tapi pastikan kamar tidur Anda membuat badan Anda santai.

Dengan menciptakan ruangan yang terlihat dan terasa aman juga sensual, badan akan secara tidak sadar menyiapkan diri untuk menjalin cinta. Terdapat humor lama yang menyatakan bahwa wanita memerlukan alasan, sementara pria hanya memerlukan tempat. Tempat kesannya adalah dapat dimanapun. Tapi badan kita baik wanita ataupun pria dipengaruhi oleh tempat dimanapun mereka berada. Gairah seksual si dia bisa pula dibangkitkan dengan suasana kamar yang tertata rapi atau ada sedikit perubahan. Misalnya anda mengubah letak tempat tidur dari biasanya. Atau Anda mengubah pencahayaan dalam kamar yang bisa menimbulkan kesan romantis. Menggunakan pengharum ruangan juga merupakan ide yang baik untuk mengubah penampilan kamar tidur. Ikuti trik berikut untuk menciptakan sebuah suasana romantis yang akan membuat anda serasa berada dalam surga.

Jauhkan benda-benda yang dapat mengganggu seperti buku-buku, makalah dan televisi. Pakar tidur merekomendasikan orang yang sulit tidur untuk tidak membaca atau menonton televisi di dalam kamar tidur. Pemikirannya sama. Bila kita terbiasa membaca atau menonton televisi di dalam kamar tidur badan kita menyiapakan diri untuk aktivitas ini bukan untuk tidur atau untuk bercinta. Maka hal itu akan dapat mengganggu kemesraan Anda dengan si dia.

Penerangan amat penting. Sementara banyak orang memilih bercinta dalam gelap. Cara yang paling mudah untuk mengalami cinta yang menggetarkan akan terjai jika ada sedikit cahaya, lebih baik kalau cahaya lembut. Walau tak menutup kemungkinan ada sebagian orang yang lebih bergairah jika lampu kamar dalam keadaan terang. Selama cinta yang menggetarkan itu, Anda dapat berfokus pada mata dan badan si dia. Bisa juga digunakan lampu-lampu pijar agar suasana agar suasana yang timbul lebih hangat dan tenang. Letakan di sudut kamar karena bila ditaruh di tengah akan menyilaukan, sebaiknya letakan di samping kiri atau kanan tempat tidur.

Menyalakan sebatang lilin merupakan ritual muda yang dipercaya dapat menyiapkan badan untuk menjalin cinta. Sinar lilin dapat membuat kita saling memandang ke arah mata dan menikmati garis dan lengkungan bentuk tubuh yang luar biasa. Sinar lilin juga merupakan cahaya yang baik yang dapat memperlembut bentuk tubuh yang menyembunyikan bagian yang tidak sempurna.

Jangan ada kotak atau barang-barang yang berserakan di kamar, karena barang-barang ini mengeluarkan energi yang tidak aktif dan stagnant. Segera rapikan atau pindahkan. Hindari menyimpan benda-benda di bawah tempat tidur karena berpotensi mengganggu kualitas tidur anda.

Gantilah seprei tempat tidur paling tidak seminggu sekali untuk meningkatkan energi seksual anda. Saat tidur tubuh melepas banyak energi yang diserap tempat tidur. Mengganti seprei berarti mengganti energi dan menjaga agar tubuh tetap segar. Tentunya dengan beralaskan seprei yang bersih dan segar, emosi anda dan dia akan tergugah.

Tempatkan benda yang bergerak seperti air yang mengalir. Benda bergerak ini dapat memecah energi yang tidak mengalir dalam kamar.
Letakkan buket bunga segar pada pojok kamar di atas meja kecil. Buang dan gantilah dengan yang baru jika bunga sudah mulai layu. Tentu anda tak menginginkan gairah anda ikut layu.
Mendengarkan musik dalam kamar dengan si dia saat sedang bermesraan juga dianjurkan. Apalagi juga musiknya musik favorit anda berdua. Musik yang mengalun tidak perlu terlampau keras. Karena dengan mendengarkan musik, Anda dan dia akan terbuai ke arah imajinasi sensual untuk menjalin cinta yang hangat membara.

Menata Cahaya di Kamar Tidur

July 27, 2009 by Artawan  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Tips Property Menata Cahaya di Kamar Tidur oleh DotLahPis comBukan hanya warna yang bisa menciptakan mood. Tata cahaya yang pas juga bisa membuat mood Anda lebih baik atau malah lebih buruk. Kamar tidur sebagai tempat beristirahat tentu perlu mendapat perhatian.

Pencahayaan yang pas tentu akan membuat kamar tidur semakin nyaman. Ada beberapa jenis pencahayaan yang bisa diterapkan. Anda bisa menyimak jenis-jenis pencahayaan tersebut di sini.

  • General lighting. Dengan jenis pencahayaan ini ruangan mendapat pencahayaan merata. Biasanya sumber cahayanya berasal dari lampu yang dipasang pada plafon.
  • Task lighting. Pencahayaan ini hanya menyorot pada objek tertentu, seperti pada meja nakas, stereo set, atau rak dalam lemari pakaian.
  • Accent lighting. Pencahayaan yang satu ini berfungsi untuk menimbulkan mood tertentu, misalnya kesan dramatis atau romantis.

Jika Anda ingin dapat mengatur intensitas pencahayaan, Anda bisa menggunakan dimmer. Dengan dimmer Anda juga bisa menghemat listrik dari penggunaan lampu. Sumber kompas
Penulis: Anissa
Foto: Martin

Warna Ceria Untuk Kamar Tidur

July 27, 2009 by Artawan  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Tips Property Warna Ceria Untuk Kamar Tidur oleh DotLahPis comSuka warna-warna ceria seperti kuning dan oranye? Terapkan saja pada kamar tidur!
Tapi, biasanya “pakem” warna untuk kamar tidur, kan, warna hijau, biru, atau putih. Pokoknya warna-warna soft, deh. Mungkin itu tanggapan yang biasa didengar untuk pernyataan tadi.
Padahal tak ada teori interior manapun yang menabukan untuk menerapkan warna-warna ceria dan hangat di kamar tidur. Bahkan menurut Leatrice Eiseman, seorang konsultan warna yang telah menelurkan buku The Color Answer Book (Capital Books, 2003) dan Colors for Your Every Mood (Capital Books, 2000), apapun warna yang dipilih untuk ruangan/rumah , pastikan bahwa warna tersebut disukai. Tak perlu berpatokan pada pilihan warna yang sedang menjadi tren, melainkan berpeganglah pada respon emosi positif yang diberikan terhadap suatu warna.
Lantas apa itu respon emosi positif? Respon emosi positif bisa diilustrasikan seperti berikut ini. Pada suatu hari yang cerah bermandikan sinar matahari, dapat terasa bahagia dan energi yang habis serasa terisi kembali. Saat itu pikiran atau memori akan mencatat bahwa warna kuning—yang mewakili hari cerah bermandikan sinar matahari tadi—identik dengan perasaan hangat dan bahagia. Dan suatu saat ketika terasa nyaman serta bahagia berada di dalam sebuah ruangan yang bernuansa kuning, itu artinya tubuh memberikan respon emosi positif terhadap warna kuning, berdasarkan memori yang terekam di otak.
Warna Hangat
Roda warna—lingkaran yang melambangkan gradasi warna—terbagi menjadi kelompok warna hangat dan kelompok warna dingin. Tiap warna yang menjadi anggota dari masing-masing kelompok, mendatangkan kesan yang berbeda-beda. Biru, hijau, dan ungu, adalah kelompok warna dingin. Mereka melambangkan alam dan udara yang mendatangkan efek tenang dan rileks.
Sementara warna merah, oranye, dan kuning adalah anggota kelompok warna hangat. Disebut demikian karena warna-warna ini mengingatkan kita akan panasnya api dan hangatnya sinar matahari. Efek yang dihasilkan warna merah, oranye, dan kuning adalah timbulnya perasaan hangat dan nyaman. Dalam tone warna yang lebih tua atau lebih kuat, warna-warna ini akan meningkatkan produksi adrenalin, meningkatkan tekanan darah, dan meningkatkan kecepatan bernafas.
Oranye dan Kuning
Oranye adalah kombinasi dari warna merah dan kuning. Karena mengandung unsur merah oranye juga memberi efek menghangatkan ruangan, hanya saja tidak sedramatis efek yang dihasilkan warna merah. Jika merah menghasilkan perasaan bergairah dan berapi-api, maka oranye sebagai salah satu “turunan”nya, menimbulkan kesanakrab dan welcome, menghibur, membangkitkan energi serta rasa exciting. Oranye adalah pilihan warna yang tepat untuk ruang tamu, ruang keluarga, juga untuk kamar tidur, terutama kamar tidur anak-anak.
Sementara kuning adalah warna yang paling dapat menangkap pandangan mata atau mencuri perhatian kita, dibandingkan warna-warna yang lain. Kuning memberikan kesan hidup dan segar pada ruangan, karenanya sesuai untuk ruangan yang kurang mendapat sinar matahari. Jika digunakan di kamar tidur, warna kuning bisa memperbaiki mood yang jelek.
Kali ini, disajikan dua tatanan kamar tidur yang menggunakan warna-warna hangat, yakni kombinasi warna kuning dan oranye. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi para pecinta warna-warna ceria ini!
Tiga Alasan Memilih Warna Hangat
1. Arah hadap ruang.
Orientasi atau arah hadap ruang akan menentukan banyak sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh sebuah ruangan di siang hari. Ada arah-arah hadap tertentu—seperti utara— yang membuat sebuah ruangan cenderung menerima sedikit sinar matahari. Akibatnya ruangan menjadi gelap. Agar ruangan tak berkesan dingin dan lembab, pilihlah warna cerah seperti kuning dan oranye.
2. Jumlah cahaya alami yang masuk.
Poin kedua ini sebenarnya masih berhubungan dengan poin pertama tadi. Hanya saja untuk poin ini, jumlah jendela dari suatu ruangan turut andil dalam menentukan banyak sedikitnya cahaya alami yang masuk. Jika ruangan memiliki sedikit jendela atau jendela yang ada kecil-kecil, bisa coba terapkan warna-warna dari kelompok warna hangat untuk mencerahkan ruangan yang kekurangan cahaya alami.
3. Ukuran (luas) ruangan.
Warna-warna hangat memberi kesan akrab dan intim dalam suatu ruangan. Selain itu, warna-warna ini juga memberi kesan jarak yang dekat. Jadi jika terasa bahwa kamar telalu besar dan kosong, cobalah kuning dan oranye. Sementara jika ruangan kecil/sempit, warna-warna ini bisa juga digunakan hanya saja pilihlah dalam gradasi yang muda. (cia/www.tabloidrumah.com)

Konsep Galeri Mini di Kamar Tidur

July 27, 2009 by Artawan  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Tips Property Konsep Galeri Mini di Kamar Tidur oleh DotLahPis comBANYAK cara menghias dinding polos. Tidak selalu dengan lukisan atau foto. Gunakan area dinding yang polos menjadi area “pameran”. Anda bisa memajang berbagai artwork atau aksesoris koleksi Anda di sana.

Aksesori, dalam hal ini artwork, dapat membuat kamar tidur tidak hanya cantik, tetapi juga unik. Mungkin bisa menjadi semacam galeri mini di rumah. Memang, karena peruntukan kamar adalah sebagai tempat istirahat, maka konsep galeri ini tidak boleh mendominasi seluruh ruangan.

Untuk itu, buat beberapa cerukan (niche) secukupnya pada dinding. Cerukan di foto ini berukuran 90cmx30cm. Untuk menentukan ukurannya, Anda tentu perlu memperhatikan luas dinding dan berapa jumlah cerukan yang ingin dibuat.

Agar tampilan cerukan tersebut lebih rapi, lengkapi dengan bingkai kayu. Warna keemasan bisa dipilih, jika Anda menginginkan kesan lux (mewah). Letakkan beberapa aksesoris atau artwork koleksi Anda di dalam cerukan tersebut.

Agar artwork tersebut terlihat lebih cantik, tambahkan beberapa lampu spotlight. Pencahayaan untuk artwork biasanya menggunakan lampu halogen. Cahaya kekuningan dari lampu halogen dapat menampilkan warna dan detail dari artwork, sehingga tampilannya lebih menarik.

Letakkan cermin di bagian belakang cerukan. Cermin berfungsi membuat cerukan tampak lebih dalam. Selain itu, juga bisa memantulkan pendaran cahaya lampu spotlight.

Meskipun ide membuat area “pameran” ini unik dan menarik, namun Anda tetap perlu menyesuaikannya dengan penataan interior ruangan. Anda juga cukup membuat dua atau tiga buah cerukan. Jika membuatnya terlalu banyak, bisa-bisa kamar tidur Anda benar-benar berubah menjadi galeri seni. Yang bisa jadi malah mengubah suasananya menjadi tak nyaman untuk istirahat. Sumber kompas

Penulis: Anissa
Foto: Surai
Lokasi: Show unit Kebagusan City, Kebagusan, Jakarta Barat

Kamar Tidur Tampil Elegan

July 27, 2009 by Artawan  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Tips Property Kamar Tidur Tampil Elegan oleh DotLahPis comTATA kamar Anda agar tampilannya berkesan elegan. Tempatkan furnitur-furnitur bernuansa klasik. Atau Anda juga bisa menggunakan furnitur berdesain modern. Namun pilih yang memiliki detail-detail klasik. Material kayu adalah pilihan utama. Furnitur bermaterial kayu, memberikan kesan klasik yang elegan.

Selain itu, pilihan warna juga berpengaruh. Pilih warna-warna yang bisa memberikan kesan mewah. Contohnya, warna putih, beige, dan keemasan. Padu padankan warna putih pada tembok dengan wallcover bergaris kombinasi beige dan emas.

Jangan lupakan sentuhan detail lainnya. Seperti beddings, dan aksesoris ruangan. Pilih yang memiliki tone warna senada. Sekarang, Anda bisa melihat hasilnya. Kamar tidur berkesan mewah. Tidur di kamar ini, seperi tidur di suite room hotel. Sumber Kompas

Membangun Ruang Hobi di Sudut Kamar Tidur

July 27, 2009 by Artawan  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Tips Property Membangun Ruang Hobi di Sudut Kamar Tidur oleh DotLahPis comMEMBACA, mendengar musik, atau menulis, apapun hobinya, ciptakan satu area khusus untuk menikmatinya. Coba perhatikan kamar tidur kita, mungkin masih ada sudut ruangan yang “nganggur“. Daripada dibiarkan kosong atau hanya dijadikan tempat pajangan, kita bisa menyulapnya menjadi sebuah sudut ruang untuk melampiaskan hobi.

Sebagai contoh, bisa dilihat pada foto. Furnitur pengisi ruang pada foto ini hanya terdiri dari sebuah kursi empuk, meja buffet, dan sebuah meja sudut. Jika Anda seorang penggila musik, tempatkan perangkat audio favorit. Sambil duduk di kursi yang nyaman, nikmati setiap alunan musik kegemaran.

Atau bisa juga menikmati alunan musik sambil membaca novel, atau menulis buku harian. Agar semakin menyenangkan, berikan sentuhan warna favorit di sudut ruang hobi. Tapi perhatikan agar warna favorit tersebut sejalan dengan warna ruangan. Jangan sampai, karena ingin membuat sudut hobi menjadi area yang menyenangkan, justru merusak tatanan ruang. Tatanan yang sejalan, tentu akan membuat ruangan semakin nyaman. Menikmati hobi pun semakin menyenangkan. Sumber kompas

Menciptakan Suasana Romantis dengan Paduan Warna

July 27, 2009 by Artawan  
Filed under Kamar Tidur, Ruang Tamu, Tips Property

Tips Property Menciptakan Suasana Romantis dengan Paduan Warna oleh DotLahPis comMood sebuah ruangan bisa dipengaruhi banyak hal. Salah satunya adalah oleh warna. Pemilihan warna untuk kamar tidur sebetulnya bukan hal sulit. Rata-rata orang mengaplikasikan warna-warna netral untuk kamar tidurnya. Beberapa orang, memilih berani bermain warna demi menciptakan suasana yang lebih romantis.

Sama halnya dengan membangun suasana ruang lain di rumah, ketika membangun kamar tidur, perlu juga ditentukan tema suasana yang diharapkan. Olehkarena kamar tidur menjadi tempat istirahat, maka suasananya pun harus tenang dan romantis.

Salah satu cara menciptakan suasana tenang dan romantis itu antara lain menggunakan warna-warna lembut yang senada. Jika ingin menambahkan motif, maka dapat pula ditambahkan motif floral. Misalnya sebagai aksen dinding, gorden, atau elemen lantai.

Selain itu, perhatikan juga paduan warna elemen ruang dengan warna/motif  beddings. Sebisa mungkin, jaga agar perbedaan warna dan motifnya tak berbeda jauh. Perbedaan yang kontras bisa jadi mengurangi keserasian antarelemen. Yang akibatnya, dapat mengurangi kualitas suasana tenang dan romantis yang ingin diciptakan. Sumber Kompas

Next Page »