Dijual Tanah di Bali DLPLFS0141

November 30, 2009 by Artawan  
Filed under Dijual Tanah, Gianyar

Dijual Tanah di Bali DLPLFS0141 by DotLahPis com

Tanah Detail

Area : Gianyar Bali

Lokasi : Ketewel

Harga : Rp. 135.000.000/are

Status Tanah : Sertifikat Hak Milik (SHM)

Luas Tanah : 400 m2 atau (4 Are)

Panjang Depan : 12 meter

Lebar Samping : 34 meter

Posisi Tanah : Datar

Akses Jalan : 5 meter

Jalur PLN : Ada

Jalur PDAM : -

Jalur Telphone : -

Pemandangan / View : View Pantai melingkar 160 derajat di Pantai Ketewel Gianyar Bali

Description : Dijual Tanah View Pantai sekitar 160 derajat disepanjang Pantai Ketewel Gianyar Bali dengan luas tanah 4 are harga murah hanya 135 Juta Rupiah per are. Access ke By Pass  Ida Bagus Mantra  sekitar 50 meter saja, hanya 5 kilometer ke Sanur Bali 5,5 kilometer ke Pasar Seni Guwang dan Pasar Seni Sukawati 8 kilometer ke Renon Denpasar Bali. Sangat cocok bagi anda yang ingin membangun villa ataupun untuk investasi di daerah Ketewel Gianyar Bali mengingat tanah yang sudah siap di aspek untuk villa karena tempat yang strategis lingkungan villa. Dijual Tanah di View Pantai di Ketewel Gianyar Bali DLPLFS0141 oleh Dotlahpis.com

Tips membangun Rumah Murah

November 27, 2009 by Artawan  
Filed under Tips Property

Tips membangun Rumah Murah dipostkan oleh DotlahpisDitengah kondisi ekonomi yang belum stabil seperti sekarang ini, membangun rumah ideal dengan biaya murah tampaknya sebuah impian. Tetapi di mata arsitek sekaligu penulis buku “Mimpi Rumah Indah”, Yu Sing, membangun rumah berbiaya minim bukanlah sesuatu yang mustahil.

Untuk mewujudkan sebuah rumah murah, Yu Sing memberi sejumlah panduan penting yang merupakan hasil pengalamannya dalam mendesain beberapa rumah murah, baik yang sudah terbangun,yang sedang dibangun, maupun yang masih dalam proses desain.

“Tentunya pengalaman mendesain rumah murah ini tidak dapat menjadi acuan akhir, tapi sebagai pemberi dorongan semangat bagi mereka yang ingin membangun rumah dengan biaya terbatas,” ungkapnya.

Setidaknya ada tiga hal penting menurut Yu Sing yang harus dipenuhi untuk mewujudkan rumah murah yakni penggunaan tenaga arsitek, perencanaan struktur rumah dan penggunaan material yang tepat.

Untuk hal pertama, Yu Sing mengakui masih banyak masyarakat yang terjebak pada anggapan keliru soal arsitek. Masyarakat menilai  jasa arsitek itu selalu mahal sehingga pembangunan dirasa murah tanpa arsitek.

“Padahal itu tidaklah benar, memang arsitek masih terkesan eksklusif, tetapi ada juga yang tidak menetapkan tarif mahal,” ujar Yu Sing.

Ia menegaskan, tidak semua arsitek menetapkan tarif yang tinggi. Tak sedikit  arsitek yang siap memberikan jasanya dengan tarif yang sesuai dengan kantong.

Dengan menggunakan jasa arsitek, lanjut Yu Sing, masayarakat dapat menghemat biaya karena arsitek bisa membantu dalam membuat struktur, ruangan, dan pemilihan material yang efisien dan efektif.  Menggunakan jasa arsitek juga membantu Anda dalam membuat desain rumah yang baik.

“Rumah yang didesain dengan baik, dapat mempengaruhi hidup seseorang menjadi lebih positif dan berkualitas. Begitu juga dalam konteks sebaliknya. Kalau ruang-ruang hidup sehari-hari sumpek, sikap hidup juga dapat terpengaruh menjadi sumpek,” ujar Yu Sing.

Hal kedua yang harus dipenuhi adalah perencanaan struktur. Agak berbeda dengan desain rumah beranggaran dana longgar, desain rumah murah justru dimulai dengan desain sistem strukturnya terlebih dahulu, bukan dimulai dari desain arsitekturnya.

“Sistem struktur yang efisien sangat menentukan anggaran konstruksi rumah, karena biasanya biaya struktur rumah sekitar 40-50 persen dari biaya keselururuhan,” ungkap Yu Sing.

Salah contohnya adalah merencanakan struktur atap. Untuk bagian ini, penggunaan atap fiber semen (tanpa kandungan asbestos) misalnya akan jauh lebih murah bila dibandingkan dengan atap genteng, karena tidak diperlukan kaso dan reng.

Selain itu, kalau lebar rumah tidak lebih dari 400 cm, maka tidak diperlukan struktur kuda-kuda.  Jarak antara lantai satu dengan dua sebenarnya cukup 250 cm jika memiliki bukaan dan ventilasi cukup untuk ukuran ruangnya. Hal ini bisa menghemat biaya dinding, struktur kolom, dan tangga.

Struktur lantai dua juga dapat menggunakan struktur rangka multipleks yang dapat dilapisi cor semen tipis dengan pelapis keramik. Struktur lantai ini akan lebih ringan dibandingkan lantai beton sehingga kolom dan balok penyangganya bisa jauh lebih kecil.

Poin terakhir yang tak kalah penting dalam menekan biaya pembangunan rumah adalah penggunaan material atau bahan bangunan dengan harga relatif murah. Cukup banyak material mendasar atau murah yang dapat dieksplorasi pemakaiannya atau cara pemasangannya untuk membentuk sensasi ruang yang menarik.

Misalnya bata merah saja dapat memiliki banyak sekali kemungkinan cara penyusunannya. Dapat dipasang seperti biasa, atau diberi jarak antara bata merahnya sehingga dindingnya berlubang-lubang, atau bata dipasang dengan variasi susunan satu bata dan setengah bata, dan lain-lain.

Contoh lain material murah adalah bambu. Biasanya bambu dipandang sebagai bahan sekunder, tapi saat ini sedang menjadi material yang digemari karena kekuatan seratnya yang dapat menggantikan baja tulangan. Dengan sistem pengawetan yang baik, bambu dapat menjadi material primer rumah yang mampu bertahan puluhan rumah. Selain itu, juga bisa memanfaatkan material bekas atau daur ulang seperti kusen atau daun pintu. sumber kompas

Bisnis Properti Bergairah

November 27, 2009 by Artawan  
Filed under Perkembangan Property di Bali

Bisnis Properti Bergairah dipostkan oleh DotlahpisPresiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Johanes Mardjuki, optimistis bisnis properti pada tahun-tahun mendatang makin bergairah, terutama karena suku bunga rendah dan situasi keamanan di negeri ini stabil. Perusahaan yang dipimpinnya sejak tahun 2006 ini mengembangkan ekspansinya ke Serpong, Tangerang, Banten dan ke Bekasi, Jawa Barat.

Di Serpong, pengembang ini akan membangun Summarecon Mal Serpong (SMS) tahap kedua, mulai tahun 2010, dan dijadwalkan beroperasi pada akhir tahun 2011. Ini merupakan bagian dari pembangunan kawasan terpadu Summarecon Serpong. Di Bekasi, pengembang ini akan membangun kawasan terpadu Summarecon Bekasi di atas lahan seluas 250 hektar mulai tahun depan.

Johanes Mardjuki, lulusan Fakultas Ekonomi jurusan Akuntan Universitas Trisakti Jakarta tahun 1984 ini bergabung dengan PT Summarecon Agung Tbk sejak tahun 1993, dan mengawali kariernya sebagai Audit Manager. “Semua berkat kerja sama tim, bukan hasil kerja perorangan,” kata Johanes Mardjuki, alumnus SMA Kanisius Jakarta ini.

Berikut ini petikan wawancara khusus Robert Adhi Ksp dari Kompas.com dengan Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Johanes Mardjuki, Rabu (25/11) petang di kantornya di Jakarta seputar perkembangan Summarecon Serpong.

Summarecon Mal Serpong dibangun di kawasan permukiman, yang relatif jauh dari Jakarta. Namun sejak beroperasi 28 Juni 2007 lalu, pusat perbelanjaan itu semakin ramai. Apa kiat Anda menyakinkan para penyewa (tenant) dengan brand besar, agar mau membuka gerai mereka di SMS?
Sebenarnya tidak gampang meyakinkan para penyewa. Bahkan ketika kami menggunakan konsultan asing, mereka malah bilang ini daerah kampung. Tapi kami punya keyakinan, kawasan Summarecon Serpong yang sudah dihuni sekitar 9.000 KK, membutuhkan pusat perbelanjaan dan gaya hidup. Kami membangun mal yang dinamakan Summarecon Mal Serpong (SMS), tapi harga sewa tidak semahal harga di Jakarta. Saat mal sudah jadi, kami memberi insentif. Penyewa yang membuka saat peresmian mal, akan diberi insentif enam bulan sewa gratis. Strategi ini berhasil. Para pekerja siang malam menyelesaikan gerai-gerai di mal.

Saat SMS dibuka, sudah 70 persen penyewa yang buka. Kami berkeyakinan jika mal sudah buka 70 persen, pengunjung akan balik lagi ke mal itu. Sekarang SMS sudah penuh dan selalu ramai. Pengunjung SMS sudah 10 juta per tahun, padahal baru dua tahun dibuka. Sebagai perbandingan, pengunjung mal di Kelapa Gading 27 juta per tahun. Jadi perkembangan pengunjung SMS sangat pesat. Konsep SMS juga berbeda, ada tempat makan terbuka (alfresco dining) dengan live music berbeda setiap malam. Jadi ada komunitas berbeda yang datang.

Setelah SMS ini sukses, apakah ada rencana membangun dan mengembangkan mal serupa tahap berikutnya?
Kami sudah merencanakan membangun SMS tahap kedua, yang luasnya hampir sama dengan SMS tahap I, kira-kira 45.000 meter persegi. Lokasinya persis di sebelah lahan SMS tahap I. Pembangunan SMS tahap II akan dimulai tahun 2010 dan akan selesai tahun 2011. Setelah itu, kami akan membangun SMS tahap III, sambung-menyambung menjadi satu. Semuanya akan berada di lahan Sentra Gading Serpong, CBD di kawasan ini seluas 17 hektar.

Pembangunan secara bertahap ini memang strategi kami. Kalau kami membangun sekaligus lengkap, kami khawatir malah banyak gerai yang kosong sehingga tidak efektif dan tidak efisien. Jumlah penghuni di Summarecon Serpong terus bertambah. Mereka yang sudah membeli rumah tapi belum menempati, akan memutuskan pindah ke Serpong jika berbagai fasilitas sudah dibangun. Kalau jumlah KK makin bertambah, pembangunan mal tahap berikutnya menjadi lebih mudah.

Fasilitas apa saja yang menjadi ikon dan andalan di Summarecon Serpong?
Daya tarik orang bersedia pindah ke Summarecon Serpong adalah fasilitas pendidikan yang lengkap. Di Summarecon Serpong, kami memulai dengan lembaga pendidikan  Takanita dan BPK Penabur. Lalu menyusul Sekolah Pahoa dengan trilingual, yang didirikan Pak Sutjipto Nagaria, pemilik Summarecon.

Sekarang sudah ada perguruan tinggi swasta, Universitas Multimedia Nusantara atau UMN milik Kelompok Kompas Gramedia. UMN direncanakan akan diresmikan pada hari Rabu 2 Desember oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kami akui setelah UMN yang dikelola grup dengan nama besar ini hadir di Summarecon Serpong, kawasan sekeliling kampus langsung hidup. Ruko habis terjual. Rumah-rumah laku keras. Kami segera membangun Scientist Square, tempat mahasiswa dan siswa yang bersekolah di kawasan ini berkumpul. Di sini akan ada kafe, tempat nongkrong, dan tempat pentas.

Seperti apa kelak wajah Summarecon Serpong?

Kami harapkan Summarecon Serpong kelak akan seperti Summarecon Kelapa Gading. Kami akan membangun fasilitas lain seperti hotel, apartemen dan gedung perkantoran di sini. Kami masih memiliki lahan kosong seluas 500 hektar yang akan terus dikembangkan.

Di sekitar Serpong, kawasan terpadu Lippo Village, Alam Sutera dan BSD City yang juga memiliki mal. Komentar Anda?
Kami yakin masing-masing pengembang saling melengkapi dan tidak saling menjegal. Kami percaya tidak akan kehilangan kue, bahkan kami yakin kue kami malah akan bertambah. Yang harus kami pegang adalah tenant. Kalau tenant tidak loyal, itu yang berbahaya. Untuk itu kami harus mendatangkan pengunjung ke mal dengan menciptakan sebanyak mungkin event. sumber kompas

Dicari Properti Tanah Rumah Villa Ruko di Bali untuk diBeli dan diSewa

Dicari Properti Tanah Rumah Villa Ruko di Bali untuk diBeli dan diSewa banyak permintaan Update November 2009

Dicari tanah 10 are di sepanjang pantai Mertasari Sanur Bali

Dicari tanah 5 are di Sanur Bali view pantai untuk villa

Dicari tanah 4 are di Ketewel Gianyar Bali view pantai untuk villa

Dicari rumah di Nuansa Kori Jimbaran Bali

Dicari villa dekat pantai Berawa Canggu Bali

Dicari rumah di Renon Denpasar Bali

Dicari rumah di Gatsu Timur atau di seputaran A. Yani Denpasar Bali

Dicari tanah di seputaran Jalan Sedap Malam Denpasar Bali

Dicari Villa di Jimbaran Bali Cliff Front

Dicari Ruko untuk disewa di seputaran Denpasar Bali

Dicari tanah 5 are sampai 8 are di Canggu Bali dekat Canggu Club

Dicari Villa Kontrakan di Sanur Bali

Grass Block

November 23, 2009 by Artawan  
Filed under Taman, Tips Property

Grass Block dipostkan oleh DotlahpisGrass Block, Enak Dipijak dan Ramah Lingkungan. Penggunaan plesteran beton atau aspal untuk perkerasan carport rumah ataupun area parkir publik membawa dampak buruk terhadap lingkungan. Beton terbuat dari bahan yang kedap air, sehingga air hujan tidak dapat terserap oleh tanah. Lama kelamaan air akan semakin sulit diperoleh.
Sadar lingkungan membuat banyak orang menggunakan grass block sebagai pengganti beton dan aspal. Lalu, apa sebenarnya yang disebut grass block itu?
Kita mungkin masih bisa menjawab kalau ditanya soal paving block atau conblock. Tapi kebanyakan pasti tidak tahu jika ditanya soal grass block. Grass block sebenarnya bukan barang baru di Indonesia. Namun kebanyakan orang menyamakan grass block dengan paving block. Hal itu tidak sepenuhnya salah, karena grass block memang salah satu jenis dari paving block. Bahan pembuatnya juga sama yaitu agregat berupa campuran abu batu, screening (batu kotak kecil berukuran 2 – 3 mm), pasir, dan semen. Perbedaannya justru terletak pada bentuknya. Paving block berbentuk solid, sedangkan grass block memiliki lubang-lubang untuk tanah dan rerumputan sehingga area yang tertutup perkerasan lebih sedikit. Ini sangat baik untuk menjaga keseimbangan antara perkerasaan dan penghijauan.
Bahan pembuat grass block memiliki daya serap yang cukup tinggi sehingga lebih tahan terhadap perubahan cuaca. Bahan ini tidak mudah bolong-bolong seperti yang terjadi pada beton yang sering terkena hujan, dan juga lebih tahan panas saat terkena sinar matahari. Jika rusak atau lepas, bagian yang rusak tersebut dapat diangkat dan diganti dengan yang baru tanpa harus membongkar keseluruhan area; lebih praktis dan efisien. Sebenarnya rusak atau pecahnya grass block bukan disebabkan oleh kualitas grass block yang buruk, namun lebih karena pemasangan yang tidak benar. Karena itu sebelum memasang grass block, terlebih dahulu tanah harus diratakan dan dipadatkan agar tidak melendut. Tanah yang tidak rata dapat menyebabkan grass block gampang pecah.
Penampilan grass block yang sangat natural cocok digunakan di teras rumah, carport, atau area lain yang membutuhkan perkerasaan yang cukup luas, namun tetap ingin terlihat hijau. Bahkan sekarang orang mulai menggunakannya di taman, terutama pada taman-taman yang bergaya Jepang. Enak dipijak namun tetap ramah lingkungan. sumber rma/http://www.tabloidrumah.com

Taman Mungil

November 20, 2009 by Artawan  
Filed under Taman, Tips Property

Taman Mungil dipostkan oleh DotlahpisMasalah yang banyak dihadapi oleh pemilik rumah di kompleks perumahan adalah keterbatasan luas lahan. Keterbatasan luas ini seringkali memacu pemilik rumah untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan yang dimilikinya menjadi ruangan. Dus, tak ada area terbuka tersisa di bagian belakang rumah. Hal ini menyebabkan sirkulasi udara dan ketersediaan cahaya bagi rumah sangat kurang, karena hanya ada satu bukaan, yaitu di bagian muka rumah.

Kurangnya bukaan di rumah menjadikan kesehatan penghuni dipertaruhkan. Selain pertimbangan kesehatan, tak adanya bukaan di bagian belakang rumah akan meniadakan ventilasi silang (cross ventilation). Hal ini membuat udara panas terjebak di dalam rumah dan kondisi menjadi kurang nyaman bagi penghuni.

Salah satu solusi untuk mengantisipasi udara panas yang terjebak adalah dengan membuat bukaan kecil di bagian tengah rumah. Mengapa di tengah? Karena umumnya, ruangan-ruangan yang tidak mendapat bukaan sebagai sumber cahaya dan udara berada di bagian tengah rumah (khususnya pada rumah dengan bentuk memanjang).

Bukaan mungil di tengah rumah menjadikan sisa lahan di belakang masih bisa dimanfaatkan menjadi ruangan. Bukaan ini bisa Anda desain menjadi sebuah taman. Karena berupa taman—yang jelas tidak “menolak” jika tersiram air hujan—Anda bisa membuat model atap yang terbuka sehingga udara segar dan sinar matahari lebih leluasa masuk.

Ukuran yang kecil, bukanlah halangan bagi Anda untuk menyulap bukaan ini menjadi taman yang cantik. Sehingga, selain tujuan fungsional untuk mengalirkan udara segar dan sinar matahari tercapai, taman mungil di tengah rumah ini juga bisa menambah keindahan interior rumah. Berikut Anda bisa mencontek beberapa desain taman tengah ukuran mungil.

Aksen Dua Gentong

Taman tengah yang satu ini seluruh areanya dihabiskan menjadi kolam. Pemakaian air membantu menciptakan suasana lebih sejuk di dalam rumah. Untuk menambah kedinamisan kolam, pemilik menambahkan air terjun mungil yang dialirkan melalui gentong tanah liat.

Lokasinya yang “terjepit” di tengah rumah, membuat taman tengah ini hanya mendapat sedikit sinar matahari. Karena itu, jenis tanaman yang dipakai sebaiknya yang tahan keteduhan. Tanaman hias daun akan menjadi pilihan yang baik. Selain pilihan tanaman, pemeliharaan kolam juga perlu diperhatikan benar, karena akan lebih mudah berlumut.

Mungil Dengan Batu Alam

Taman tengah ini benar-benar mungil. Ukurannya tak sampai 2m x 2m, namun tetap bisa menghadirkan sejuk dan gemericiknya elemen air. Dengan prinsip “kecil pun bisa tampil cantik”, air terjun dibuat dengan desain undak-undakan mungil. Konstruksi undak-undakan ini juga bermanfaat untuk menutupi instalasi pipa dan pompa air yang agak kurang sedap dipandang mata.

Materi yang digunakan untuk undak-undakan adalah bata dan semen yang dilapisi batu alam. Batu alam juga dipilih sebagai elemen pengisi lain di taman ini. Kesan yang didapat dari pemakaian batu alam adalah teduh dan alami. Agar tidak terlalu ramai, tanaman yang digunakan hanya tiga macam saja dan semuanya adalah tanaman hias daun.

Kering Tetap Oke

Pemilik rumah ini tidak ingin direpotkan dengan tanah yang belepotan. Karena itu desain yang dipilih adalah perkerasan yang ditutup hamparan batu koral putih. Agar senada, dinding di bagian belakang dilapis dengan batu alam warna putih krem.

Unsur tanaman perlu ditambahkan agar bukaan berbentuk persegi panjang ini tetap tampil asri. Penanaman dengan menggunakan pot justru mempermudah perawatan, karena seminggu sekali tanaman bisa dikeluarkan ke halaman depan agar mendapat sinar matahari penuh.

Etnik Dengan Guci Antik

Bukaan yang satu ini dibuat dengan meninggikan level lantai dan membuat semacam “bak”. Selanjutnya, bak diisi dengan batu koral putih. Sebagai aksen, di sana-sini diletakkan batu kali. Dinding bagian belakang dilapisi dengan motif batu alam buatan agar terkesan lebih alami.

Hiasan yang ditambahkan adalah guci-guci antik dan kerang-kerangan. Warna tanah liat guci serasi bersanding dengan warna dinding belakang yang kecoklatan. Sementara kerang yang berwarna-warni menambahkan aksen di antara dominasi coklat dan hijau.

Kuning Yang Apik

Rumah yang ini bentuknya memanjang. Untuk mengatasi kekurangan cahaya dan udara dibuatlah bukaan di sisi kiri bangunan. Untuk mendandani bukaan ini dibuatlah air terjun pada dinding yang dilapis batu alam model susun sirih.

Agar ceria, dipilihlah warna kuning untuk dinding dan batu alam warna coklat kekuningan sebagai pelapis bak penampung air. Tanaman sirih belanda diatur menjuntai dari atas dinding air terjun untuk menyemarakkan suasana.

Agar Aman

Agar keamanan rumah tetap terjaga, maka bagian atas bukaan sebaiknya diberi jeruji pengaman. Dengan demikian, bukaan tetap maksimal, tetapi tamu tak diundang tak bisa masuk. sumber tabloid rumah

Dijual Villa di Bali DLPVFS0140

November 16, 2009 by Artawan  
Filed under Dijual Villa, Villa di Jimbaran

Dijual Villa di Bali DLPVFS0140 by DotLahPis com

Villa Detail

Area : Jimbaran Bali

Lokasi : Jimbaran

Harga : Rp. 4.000.000.000

Status : Sertifikat Hak Milik (SHM)

Luas Tanah : 550 m2 atau (5,5 Are)

Luas Bangunan : 300 m2

Arah Bangunan :  -

Arah Angin Masuk :  -

Jalan : 6 meter

Kamar Tidur : 4

Kamar Mandi : 4

Ruang Makan : Ada

Kitchen / Dapur : Ada

Laundry : Ada

Kolam Renang : ada

Garase : Ada

Parkir : Ada

PLN : Ada

PDAM : Ada

Telphone : Ada

Pemandangan/View : Laut di sisi timur Jimbaran Bali dan Perbukitan yang asri

Description : Dijual Villa di Jimbaran Bali  dengan spesifikasi Luas Tanah 5,5 are, Luas Bangunan 300m2  Access 6 meter 4 Bedroom 4  Bathroom Living Room Kitchen Laundry Swimming Pool Garase Parking Area didukung dengan pemandangan area perbukitan di Jimbaran Bali beserta View Laut sisi Timur Jimbaran menyajikan pemandangan yang sangat exotiq  di pagi hari kala matahari terbit menambah nilai hunian anda yang asri dan tenang sangat cocok untuk beristirahat dan menikmati hidup Lokasi hanya 8 Menit ke Garuda Wisnu Kencana GWK satu jalur dengan Bali Ciff. Dijual Villa di Jimbaran Bali DLPVFS0140 oleh DotLahPis.com

Cara Mengatasi Hama Anthurium

November 12, 2009 by Artawan  
Filed under Taman, Tips Property

Cara Mengatasi Hama Anthurium dipostkan oleh DotlahpisAnthurium memang cenderung tahan terhadap serangan hama. Tetapi tetap saja ada kemungkinan tanaman Anda terserang. Berikut informasi mengenai hama dan cara penanganannya.

a. Aphid
Wujud hama ini adalah kutu berwarna kuning. Aphid biasanya hidup bergerombol pada pucuk tanaman dan pangkal bunga. Penyebarannya terhitung cepat. Karena aphid menghisap cairan daun, daun yang terserang tumbuh tidak sempurna, cenderung keriting, menghitam, dan kering.

Penanggulangan: gunakan insektisida seperti Ye Man Te, Demiter, Supracide, Decis, Curacron, atau Basudin. Insektisida ini bersifat kombinasi antara contact killing dan nervous disturbing. Artinya, bila insektisida mengenai serangga, serangga langsung mati. Jika tidak mati kemampuan reproduksinya hilang, sehingga terputuslah siklus hidup serangga. Semprotkan insektisida ke bagian tanaman yang terserang aphid seminggu sekali dalam kurun waktu tiga minggu. Pencegahan dilakukan dengan menyemprotkan insektisida sekali dalam sebulan.

b. Fungus Gnat
Fungus gnat adalah hama yang bentuknya menyerupai nyamuk berwarna hitam. Ia hidup pada media tanam yang lembab. Adenium yang terserang ditandai dengan adanya bintik hitam di kuncup bunganya. Kemudian kuncup bunga akan membusuk dan gugur.
Penanggulangan: semprotkan insektisida, seperti Ye Man Te, Demier, atau Proleaf ke bagian tanaman yang terserang. Alternatif lain Trigard dan Agrimec dengan dosis 0.5/liter air.

c. Mealy Bug
Hama ini berupa kutu berwarna putih dan mempunyai sejenis tepung yang dijumpai pada ketiak dan pucuk daun muda. Serangannya menyebabkan pertumbuhan pucuk yang abnormal. Penanggulangan: semprotkan insektisida, seperti Proleaf ke bagian tanaman yang terserang.

d. Nematoda
Nematoda umumnya ditemukan di media tanam yang diberi pupuk kandang. Gejala awal adalah menguningnya daun dan gugurnya kuncup bunga yang masih muda. Bagian yang diserang nematode adalah akar adenium. Jika adenium yang sakit dicabut dari potnya akan terlihat semacam umbi di akar serabut. Di samping itu ujung akar serabut banyak yang mati dan pangkal akar mengeriput atau berlubang. Jika dilihat dengan mikroskop akan tampak banyak cacing kecil menggerogoti akar adenium.

Kerusakan tanaman disebabkan sekresi air ludah yang diinjeksikan ke dalam tanaman saat nematoda menggigit atau memakan tanaman. Proses ini bisa menyebabkan kematian karena kekuatan akar dan tunas hilang, terbentuk luka, jaringan tanaman membengkak dan pecah.

Penanggulangan: cabut tanaman dari pot dan cuci akarnya pada air yang mengalir. Potong dan buang semua akar serabut yang rusak dan busuk. Selanjutnya akar direndam dalam larutan insektisida atau nematisida (misalnya atau nematisida Dazomet 98% dengan dosis sesuai anjuran) hingga seluruh akar dan pangkal batang terendam selama setengah jam. Selanjutnya angkat tanaman dan angin-anginkan di tempat teduh selama 1—2 minggu. Setelah tanaman sehat sebaiknya ditanam pada media tanam baru yang steril. Gunakan media tanam yang bersih dan bahan organik yang sudah matang benar. Jika perlu bisa ditambahkan nematisida butiran seperti Furadan 3G yang dicampur dalam media tanam.

e. Root Mealy Bug
Hama berupa kutu rambut berwarna putih ini umumnya dijumpai pada media tanam yang lembab. Tanaman yang terserang mengalami layu pucuk, kerusakan batang, dan disertai pembusukan akar. Jika media tanam dibongkar akan tampak hewan kecil bertepung putih yang menempel pada akar yang busuk.

Penanggulangan: gunakan gabungan nematisida, insektisida, dan fungisida, seperti Sursban atau Diainon (dosis 1 ml/l) atau Dazomet 98% dengan cara disiramkan langsung ke media tanam, atau ganti seluruh media tanam dengan media tanam baru yang steril. Untuk pencegahan, bisa dilakukan penyemprotan insektisida sebulan sekali.

f. Semut
Semut sering bersarang di dalam media tanam atau di bawah pot, sehingga bisa merusak akar dan tunas adenium. Semut tergolong vektor penyakit.
Penanggulangan: merendam sebentar pot adenium ke dalam air atau menyiramnya menggunakan obat antisemut.

g. Spider Mite
Hama ini bentuknya mirip laba-laba dan berwarna merah. Nama lainnya motes atau tungau merah. Hama ini senang bersembunyi di bawah daun dan ketiak daun. Adenium yang daunnya berbulu sangat rentan terhadap serangan hama ini karena si tungau suka bersembunyi di sela-sela bulu halus tadi sembari menghisap carian daun dan batang. Pada tanaman sakit di bagian bawah daun atau batang ditemukan sarang tungau merah berupa benang halus.

Gejala awalnya, daun akan berwarna kusam. Selanjutnya daun menguning dan cepat berguguran. Di samping itu tampak titik-titik kecil warna merah kecoklatan di permukaan daun. Serangannya bisa fatal ditandai dengan gugurnya daun dan keringnya pucuk batang karena cairan tanaman terhisap habis.

Penanggulangan: gunakan akarisida, misalnya Kelthane atau Omite. Semprotkan ke seluruh tanaman dan lingkungan sekitar dengan dosis yang dianjurkan. Penyemprotan dilakukan 2—4 kali setiap minggu. Tak perlu khawatir jika setelah disemprot daun-daun adenium berguguran, karena daun yang baru dan sehat akan segera muncul. Pencegahan paling efektif adalah meletakkan tanaman di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, terkena sinar matahari dan air hujan secara langsung. Hama ini tidak menyukai tempat yang berangin kencang dan terkena siraman air hujan terus menerus.

h. Thrips
Wujudnya adalah kutu berwarna hitam yang bergerak cepat. Thrips menyerang kuncup bunga sehingga gagal mengembang dan menjadi kering. Penanggulangan dengan menyemprotkan insektisida, seperti Detimer, ke bagian yang terkena serangan. (Tabloid Rumah/dmn)

Media Tanaman Instant

November 12, 2009 by Artawan  
Filed under Taman, Tips Property

Media Tanaman Instant dipostkan oleh DotlahpisMedia tanaman instant ini tinggal rendam sebentar  blok ringan kecoklatan ini langsung berubah jadi media yang siap ditanami berbagai jenis tanaman.

Pertama kali memandang media tanam ini, kita langsung teringat pada conblock yang biasa digunakan sebagai material perkerasan lahan. Ya, media tanam ini memang dikemas dalam bentuk balok-balok kecil seukuran conblock.  Setelah lebih jauh diperhatikan dan diangkat-barulah blok ini terasa ringan. Bahan pembentuk media tanam ini adalah serbuk sabut kelapa. Jelas bobotnya ringan.

Ini merupakan media tanam hasil inovasi dari media tanam dari sabut kelapa yang sudah ada sebelumnya. Selama ini, orang mengenal sabut kelapa sebagai media tanam, yang disebut cocopeat.  Biasanya sabut ini dijual dalam bentuk serabut, lembaran, atau potongan kecil-kecil.

Jika ada yang menjadi serbuk, biasanya dikemas dalam karung besar dan dalam keadaan basah. Inilah yang mendorong diciptakannya media tanam dari sebuk sabut kelapa dalam bentuk yang berbeda.

Praktis dan Higienis

Perbedaan media tanam ini memang pada kemasannya. Setelah sabut kelapa dikeringkan, selanjutnya ia dicacah sehingga menjadi serbuk. Serbuk kering ini kemudian dipres dalam keadaan panas dengan mesin khusus.

Hasilnya adalah blok persegi panjang ini. Selanjutnya, blok ini dikemas plastik untuk menjaga kekeringannya. Dalam satu kemasan, terdapat 2 buah blok, yang dijual seharga Rp 15.000.

Effendi Njoto, distributor media tanam bermerk Angzgro ini, mengatakan, “Dengan ukuran yang kecil, konsumen akan dimudahkan, karena tidak perlu membeli media tanam dalam jumlah besar sekaligus.” Karena media ini kering, bobotnya pun ringan. Satu blok beratnya hanya sekitar 4 ons.

Selain itu, karena ada pemanasan saat proses pres, maka media tanam ini bisa dibilang bebas penyakit. Tidak ada lagi bibit bibit hama atau jamur yang biasa bercokol pada media tanam. Rayap pun enggan menggerogoti media ini, karena pada sabut kelapa, kadar selulosa yang menjadi makanan rayap, sudah tidak ada.

Media Gembur Akar Subur
Cara pakai media tanam ini mudah, cukup ditambahkan air dan ia akan mengembang dengai sendirinya. Satu kemasan (2 buah blok) akan mengembang menjadi media tanam bervolume sekitar 8 liter.

Jika sudah terurai, serbuk sabut kelapa ini akan menjadi media tanam yang sangat gembur. Media yang gembur sangat cocok untuk pembibitan, karena mudah ditembus oleh akar. Bandingkan dengan tanah yang lebih padat dan lama-kelamaan mengeras. Dengan begitu, tanaman yang ditanam di media ini perakarannya lebih kuat dibandingkan dengan tanaman yang ditanam di tanah biasa.

Tetapi bukan berarti media ini hanya untuk tanaman muda saja. Tanaman dewasa pun dapat menggunakan media ini. Mungkin ada kekhawatiran tanaman dewasa tidak akan berdiri kokoh di media yang sangat gembur ini.

Karena itu, campurkan tanah dengan perbandingan 1:1 dengan media tanam ini. Akar tanaman akan mencengkeram kuat namun secara umum media tetap gembur.

Tidak Perlu Sering Disiram
Sabut kelapa adalah media yang mampu menyimpan air. Sebab itu, tanaman yang menggunakan media itu tidak perlu disiram setiap hari. Penyiraman 3 – 4 hari sekali sudah cukup, meskipun ini jugs tergantung dari jenis tanamannya. Untuk jenis tanaman yang tidak terlalu menyukai air, penyiramannya cukup dilakukan dengan sprayer.

Yang sering terjadi, permukaan bagian atas pot sudah terlihat basah, tetapi bagian bawah pot masih kering. Atau sebaliknya. Sebaiknya colok media dengan tangkai kayu kecil untuk menguji kadar air pada pot agar penyiraman betul-betul rata.

Sementara itu, pemupukan dapat dilakukan seperti pada media tanam lainnya. Pupuk cair atau yang berbentuk butiran dapat disebarkan ke atas permukaan pot. Penggantian pot (repotting) pun menjadi lebih mudah, karena gembur, tanaman menjadi lebih mudah diangkat. Bobot tanaman plus medianya juga ringan, sehingga memudahkan pemindahan tanaman.

Effendi mengklaim bahwa media yang ringan ini mampu bertahan 10 tahun tanpa diganti. Penyusutan media pada pot pun tidak signifikan. Jika sedikit berkurang, itu hanya karena ada media yag terbawa air ketika disiram. (Tabloid Rumah/Francisca Wungu Prasasti)

Dijual Tanah di Bali DLPLFS0139

November 9, 2009 by Artawan  
Filed under Canggu, Dijual Tanah

Dijual Tanah di Bali DLPLFS0139 by DotLahPis com

Tanah Detail

Area : Canggu Bali

Lokasi : Padang Tawang Canggu

Harga : Rp. 90.000.000/are

Status Tanah : Sertifikat Hak Milik (SHM)

Luas Tanah : 2400 m2 atau (24 Are)

Panjang Depan : 70,6 meter

Lebar Samping : 34 meter

Posisi Tanah : Terasering

Akses Jalan : 6 meter

Jalur PLN : Ada

Jalur PDAM : Ada

Jalur Telphone : Ada

Pemandangan / View : Hamparan Sawah di Canggu Bali

Description : Dijual Tanah terasering di Padang Tawang Canggu Bali dengan luas 24 are harga murah hanya 90 Juta Rupiah per are dengan View hamparan persawahan di Canggu Bali hanya 4 kilometer ke pantai Batu Bolong Canggu Bali 3,5 kilometer ke Hotel Tugu Canggu Bali 1,5 kilometer ke SMPK ST Aquino Canggu dan 1 kilometer ke Gereja Paroki Padang Tawang Canggu. Sangat cocok bagi anda yang ingin membangun villa ataupun untuk investasi di daerah Canggu Bali mengingat tanah yang sudah siap di aspek untuk villa karena tempat yang strategis lingkungan villa kiri kanan dan di depan lokasi ini sudah dibangun villa. Dijual Tanah di Padang Tawang Canggu Bali DLPLFS0139 oleh Dotlahpis.com

Next Page »