4 Hal Pertimbangan Membeli Rumah

April 2, 2012 by  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Anda mempunyai rencana untuk membeli rumah ? Membeli rumah merupakan keputusan yang cukup penting dan besar dalam hidup. Di dalamnya, kita akan tinggal bersama orang-orang tercinta dan menghabiskan sebagian besar waktu dalam hidup. Untuk itu, memilih rumah tidak bisa sembarangan, harus dilakukan pemikiran yang matang dan investigasi yang mendalam.
Dari sekian banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, ini empat faktor terpenting yang wajib Anda utamakan saat membeli rumah, seperti dilansir Helium.
1. Harga
Tidak hanya harga rumah, tapi juga biaya yang dikeluarkan selama proses jual beli rumah dan setelah Anda menempatinya. Mulai dari biaya pengurusan akta jual beli, sertifikat hak milik, biaya notaris, biaya balik nama (misalnya membeli rumah dari orang lain), pajak bumi dan bangunan, hipotek (jika ada) dan lain sebagainya. Pastikan bujet Anda cukup untuk semua biaya tersebut. Jadi saat membeli rumah, jangan hanya memperhatikan harga fisik yang terpampang tapi juga biaya-biaya yang berkaitan dengan pengurusan hukum.
2. Nilai Properti di Masa Sekarang dan Mendatang
Perhatikan apakah ada prospek harga rumah akan melambung tinggi di masa mendatang? Atau stagnan dan bahkan menurun? Apakah lokasi rumah tersebut berpotensi terkena penggusuran dari proyek pemerintah? Jika ya, berapa kira-kira besar ganti rugi yang akan diberikan (jika rumah harus digusur karena pembangunan jalan tol, dan sebagainya). Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang hal tersebut agar Anda tidak merugi. Bila kira-kira ke depannya akan lebih banyak dampak negatif daripada positif, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk membeli rumah tersebut dan cari yang lebih prospektif dijadikan investasi jangka panjang.
3. Kondisi Tanah Tempat Rumah Dibangun
Perhatikan struktur bangunan, apakah dikerjakan oleh perusahaan konstruksi yang bereputasi tinggi? Fokuskan juga perhatian pada medan bangunan, apakah tanahnya cukup stabil dan tidak mengandung lumpur atau faktor-faktor lingkungan lain yang bisa berdampak buruk pada ketahanan bangunan rumah di masa-masa mendatang? Tanah seperti apa yang berada di bawah bangunan? Anda mungkin juga perlu mengecek kondisi tanah jika berencana membuat kebun di dalam pekarangan rumah. Periksa apakah ada racun atau zat kimia berbahaya yang mungkin terkandung di dalam tanah. Hal ini cukup penting, terutama jika ada anggota keluarga yang mudah alergi atau punya masalah kesehatan.
4. Fasilitas Umum di Sekitar Rumah
Bila Anda pasangan yang baru menikah dan berencana punya anak, pertimbangkan lokasi taman bermain dan sekolah. Apakah rumah Anda cukup dekat dan terjangkau dengan lembaga pendidikan? Hal ini penting dipikirkan untuk kemudahan dan keamanan balita atau anak usia TK dan SD agar tidak terlalu jauh saat bersekolah. Pertimbangkan juga kemudahan transportasi, sebaiknya rumah berada di lokasi yang dilewati atau dekat dengan transportasi publik, atau minimal aksesnya mudah dicapai.

Rumah di Jual Anda mempunyai rencana untuk membeli rumah ? Membeli rumah merupakan keputusan yang cukup penting dan besar dalam hidup. Di dalamnya, kita akan tinggal bersama orang-orang tercinta dan menghabiskan sebagian besar waktu dalam hidup. Untuk itu, memilih rumah tidak bisa sembarangan, harus dilakukan pemikiran yang matang dan investigasi yang mendalam.

Dari sekian banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, ini empat faktor terpenting yang wajib Anda utamakan saat membeli rumah, seperti dilansir Helium.

1. Harga

Tidak hanya harga rumah, tapi juga biaya yang dikeluarkan selama proses jual beli rumah dan setelah Anda menempatinya. Mulai dari biaya pengurusan akta jual beli, sertifikat hak milik, biaya notaris, biaya balik nama (misalnya membeli rumah dari orang lain), pajak bumi dan bangunan, hipotek (jika ada) dan lain sebagainya. Pastikan bujet Anda cukup untuk semua biaya tersebut. Jadi saat membeli rumah, jangan hanya memperhatikan harga fisik yang terpampang tapi juga biaya-biaya yang berkaitan dengan pengurusan hukum.

2. Nilai Properti di Masa Sekarang dan Mendatang

Perhatikan apakah ada prospek harga rumah akan melambung tinggi di masa mendatang? Atau stagnan dan bahkan menurun? Apakah lokasi rumah tersebut berpotensi terkena penggusuran dari proyek pemerintah? Jika ya, berapa kira-kira besar ganti rugi yang akan diberikan (jika rumah harus digusur karena pembangunan jalan tol, dan sebagainya). Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang hal tersebut agar Anda tidak merugi. Bila kira-kira ke depannya akan lebih banyak dampak negatif daripada positif, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk membeli rumah tersebut dan cari yang lebih prospektif dijadikan investasi jangka panjang.

3. Kondisi Tanah Tempat Rumah Dibangun

Perhatikan struktur bangunan, apakah dikerjakan oleh perusahaan konstruksi yang bereputasi tinggi? Fokuskan juga perhatian pada medan bangunan, apakah tanahnya cukup stabil dan tidak mengandung lumpur atau faktor-faktor lingkungan lain yang bisa berdampak buruk pada ketahanan bangunan rumah di masa-masa mendatang? Tanah seperti apa yang berada di bawah bangunan? Anda mungkin juga perlu mengecek kondisi tanah jika berencana membuat kebun di dalam pekarangan rumah. Periksa apakah ada racun atau zat kimia berbahaya yang mungkin terkandung di dalam tanah. Hal ini cukup penting, terutama jika ada anggota keluarga yang mudah alergi atau punya masalah kesehatan.

4. Fasilitas Umum di Sekitar Rumah

Bila Anda pasangan yang baru menikah dan berencana punya anak, pertimbangkan lokasi taman bermain dan sekolah. Apakah rumah Anda cukup dekat dan terjangkau dengan lembaga pendidikan? Hal ini penting dipikirkan untuk kemudahan dan keamanan balita atau anak usia TK dan SD agar tidak terlalu jauh saat bersekolah. Pertimbangkan juga kemudahan transportasi, sebaiknya rumah berada di lokasi yang dilewati atau dekat dengan transportasi publik, atau minimal aksesnya mudah dicapai.


Wallpaper Motif Sulur Membuat Kamar Tidur Romantis dan Mewah

September 21, 2011 by  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Wallpaper SulurWallpaper Motif Sulur merupakan solusi bagi anda yang ingin membuat kamar tidur menjadi romantis dan berkesan mewah. Lapiskan wallpaper pada dinding ruangan. Elemen dekosari ruang pun bisa dilapisi dengan wallpaper motif sulur ini.

Coba lihat kamar tidur utama yang ada di foto samping. Kamar tidur utama ini ada di lantai atas. Dilengkapi dengan kamar mandi dalam, ruang ini memiliki citra sebagai kamar tidur yang romantis dan mewah. Kedua kesan dibangun antara lain dengan melapiskan wallpaper pada dinding ruangan yang dikombinasikan dengan headboard berlapis wallpaper juga.

Kombinasi warna dan motif wallpaper pada dinding ruang dan headboard sengaja dipilih seperti itu. Warna dan motif wallpaper dinding cenderung krem dan memiliki garis-garis halus. Berbeda halnya dengan motif wallpaper pada headboard, di sini dipilih wallpaper warna putih bermotif sulur-sulur tanaman.

Warna dinding yang relatif terang pada kamar tidur dikombinasikan dengan warna furnitur (ranjang dan nakas) yang gelap. Warna furnitur dibuat senada dengan warna kap lapu meja dan lampu lantai.

Kombinasi warna pada kamar ini saling terkait. Warna putih motif sulur tanaman pun rupanya diterapkan pada sarung bantal. Hitam pada kap lampu juga menjadi warna sprei kasur. Semua ini dilakukan untuk menciptakan sebuah harmonisasi warna ruang yang dapat memberikan kesan romantis dan mewah pada ruangan.


Gorden Cantik Dengan Renda

July 7, 2010 by  
Filed under Kamar Tidur, Ruang Tamu, Tips Property

Gorden Cantik Dengan RendaGorden bisa dipercantik dengan menambahkan renda. Renda yang kita kenal tidak hanya untuk busana. Elemen percantikan ini juga bisa diterapkan untuk gorden.

Renda atau lace, dan pita sudah diakui keindahannya sejak berabad silam. Pada masa ratu Victoria, yang dikenal sebagai era kejayaan Inggris (sepanjang abad 19), misalnya, aneka corak renda dan pita banyak digunakan sebagai detail untuk memperindah busana kerajaan. Aplikasi renda itu telah mengilhami para pe­rancang busana, untuk menerapkan hal serupa pada pakaian, yang kemudian dikenal sebagai Victorian Style.

Penggunaan renda dan pita tak terbatas hanya pada busana tapi juga untuk berbagai keperluan pernak pernik interior. Antara lain untuk sprei, taplak meja, dan tirai. Keindahan renda dan pita seakan tak pernah tertelan zaman. Sampai saat ini renda dan pita tetap dikagumi dan digemari. Renda dan pita bahkan merupakan material pendukung utama dari seni kerajinan tangan, termasuk untuk pembuatan tirai.

Pemasangan renda yang tepat, baik itu renda air maupun renda katun lainnya yang kaya akan corak dan warna, sangat mempengaruhi nilai akhir pada se­lem­bar tirai. Apalagi jika renda itu memiliki karakter kuat, seperti bercorak dan bertekstur unik, bergelombang pada tepinya, atau memiliki warna yang khas. Jika diaplikasikan pada tirai berbahan polos, renda akan tampil sangat menonjol.

Pita bukan untuk pengikat rambut atau bungkus kado saja. Warna dan coraknya se­makin kaya. Mulai dari corak klasik, seperti kotak-kotak dan garis, sampai yang ber­corak kontemporer. Warna­nya te­rentang mulai dari yang lembut, keras, sampai emas dan perak yang mewah. Bentuknya pun tak hanya lurus tapi juga ber­gelombang (se­perti pita biku).

Sebagai aksen tirai, renda dan pita, berukuran ke­cil atau besar, bisa ditempatkan di mana saja. Pada bagian bawah, tengah, atau bagian atas tirai. Pemilihan warna renda dan pita dapat di­sesuaikan dengan warna tirai atau kontrasnya.

Jenis renda apa pun pada dasarnya bisa diguna­kan untuk tirai. Namun, sebaiknya, peng­gunaan renda dan pita disesuaikan dengan sifat bahan tirai itu sendiri. Renda katun, misalnya, akan terlihat pas jika dipadankan dengan tirai katun. Sebaliknya, renda sintetis atau renda air lebih cocok digunakan untuk jenis vitrase yang tipis melayang, sumber idea.


Ruangan Sejuk Tanpa AC

July 3, 2010 by  
Filed under Kamar Tidur, Ruang Tamu, Tips Property

Ruangan Sejuk Tanpa ACAnda ingin menyejukkan ruangan tanpa Ac ? tentu saja bisa, berikut tips yang diperlukan yang membuat ruangan anda sejuk meskipun tanpa dilengkapi pendingin ruangan atau AC.

Jangan buru-buru pasang AC di ruang tidur! Ada lho solusi lain menyejukkannya. Lebih hemat, ramah lingkungan pula.

Ruangan yang selalu terasa panas pasti tak nyaman untuk ditinggali. Banyak orang ingin solusi mudah dan cepat, pilihan pun jatuh ke pendingin ruang (AC). Padahal sebelum menentukan solusi, ada baiknya kita tahu dulu akar permasalahannya.

Menurut Ir. Sukendro Sukendar, arsitek dari Nataneka Architects, ruangan yang terasa panas bisa disebabkan banyak hal. Kurangnya bukaan atau ventilasi adalah penyebab yang paling umum terjadi. Gara-gara jumlah ventilasi minim, maka tidak terjadi pertukaran udara dari dalam ke luar ruangan. Inilah biang kerok penyebab suhu ruangan terasa panas.

Lalu, apakah sebuah jendela pada setiap ruangan sudah cukup? Ternyata belum. Masih menurut Sukendro, agar pertukaran udara dalam ruangan berjalan baik, perlu dibuat ventilasi silang (cross ventilation). Paling tidak, ada dua buah jendela atau bukaan yang saling berhadapan dalam satu ruangan.

Ventilasi silang memungkinkan udara mengalir dari dalam ke luar dan sebaliknya, tanpa harus mengendap terlebih duu, di dalam ruangan. Udara yang masuk dari satu jendela, akan langsung dialirkan keluar oleh jendela yang ada di hadapannya, dan berganti dengan udara baru, begitu seterusnya. Kalau sudah begini, tanpa AC pun ruangan tetap terasa sejuk.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ukuran jendela atau bukaan, yang harus seimbang dengan ukuran ruangan. Ruangan berukuran besar pastinya membutuhkan bukaan yang besar pula. Tak hanya membuat aliran udara membaik, bukaan besar juga memasukkan banyak cahaya matahari. Ruangan pun menjadi sehat dan terang, tanpa perlu menyalakan lampu di siang hari.

Coba liat kamar tidur Anda. Sudah punya ventilasi silang belum ya? Kalau sudah dan ruang nggak sejuk juga, baru pasanglah AC.  Sumber idea


Menata Lampu dan Kayu Membuat Kamar Tidur Semakin Romantis

April 2, 2010 by  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Menata Lampu dan Kayu Membuat Kamar Tidur Semakin RomantisSecara sederhana, penerangan general bisa diartikan sebagai penerangan yang dibuat untuk menerangi seluruh ruangan. Biasanya untuk memenuhi fungsi pencahayaan ini, dipasanglah lampu downlight di tengah langit-langit ruangan. Intensitas cahaya lampu yang digunakan juga relatif terang.

Nah, biasanya yang namanya penerangan general ini “wajib” ada di setiap ruangan, tak terkecuali di kamar tidur.Pada kamar tidur ini, terdapat 14 titik lampu downlight yang sebetulnya berfungsi sebagai penerangan general pada ruangan. Namun, karena intensitas cahayanya rendah, maka keempatbelas titik lampu downlight itu seakan berfungsi sebagai penerangan yang bersifat dekoratif pada ruangan.

Usut punya usut, keberadaan 14 titik lampu itu ada karena penghuni kamar tidak terlalu menyukai cahaya terang pada kamar tidurnya. Penghuni kamar lebih menyukai kamar tidur dengan cahaya lampu temaram. Hal itu, katanya, bisa membuat mata lebih rileks dan meningkatkan kualitas istirahat.

Cahaya lampu yang dipilih adalah lampu yang berwarna kemerahan. Dengan demikian, dapat tercipta suasana ruang yang hangat. Suasana hangat ini juga dicipta dengan menggunakan elemen-elemen bernuansa kayu pada ruangan. Elemen dekoratif bernuansa kayu ini antara lainterlihat pada area headboard yang terbuat dari kayu jati.

Keberadaan elemen alam, seperti kayu, dipercaya bisa memberikan sentuhan kenyamanan (cozy) pada sebuah ruangan. Dan jika didukung dengan tata cahaya ruangan yang baik, elemen ini dapat membuat ruangan semakin romantis. oleh: Anissa Q. Aini


Menciptakan Suasana Alam Dalam Ruangan

January 11, 2010 by  
Filed under Kamar Tidur, Ruang Tamu, Tips Property

Dotlahpis - Menciptakan Suasana Alam Dalam RuanganMenciptakan suasana rumah bernuansa alami dan sejuk dalam ruangan sangat gampang yaitu dengan cara menempatkan sejumlah tanaman dalam pot dalam ruangan.

Keindahan tanaman dapat saja dinikmat di dalam ruang. Salah satu cara menghadirkannya adalah dengan menempatkan tanaman pot dalam ruangan. Apapun gaya penataannya, tanaman akan membuat ruangan lebih alami. Meski begitu, kita patut mencermati jenis-jenis tanaman yang dapat ditempatkan di dalam ruang.

Syarat utama menempatkan tanaman di dalam ruang adalah: pilih tanaman yang tidak berpotensi mencederai atau meracuni. Untuk itu hindari menempatkan tanaman berduri atau tanaman yang mengeluarkan bau/gas/getah beracun jika berada di ruang tertutup. Selain itu, juga pilihlah tanaman yang dapat hidup agak lama tanpa terkena sinar matahari langsung. Dengan begitu, Anda tak perlu mengeluarkan tanaman setiap hari agar ia memperoleh sinar matahari.

Hal lain yang juga patut diperhatikan adalah lokasi penempatan tanaman. Jika mungkin, tempatkan tanaman pada sudut ruang dekat jendela. Dengan begitu, tanaman dapat memperoleh sinar matahari tak langsung, sehingga proses fotosintesa tetap dapat berlangsung. Langkah ini juga dapat memperpanjang usia keberadaan tanaman di dalam ruangan.

Menempatkan tanaman di dalam ruangan juga dapat berfungsi untuk menambah jumlah oksigen dan menekan jumlah polutan pada udara. Untuk itu dapat ditempatkan tanaman dari jenis Spathiphyllum, Sansevieria, dan beberapa jenis pohon. Anda bisa menempatkan tanaman-tanaman ini untuk mengurangi racun dari asap rokok, jika kebetulan ada anggota keluarga yang merokok.

Untuk membuat ruang jadi sejuk, jangan takut menempatkan tanaman dalam jumlah lebih banyak. Mungkin sebagian dari Anda pernah mendengar soal bahaya menempatkan tanaman pot, di dalam rumah, khususnya pada malam hari. Berebut oksigen antara manusia dan tanaman, menjadi alasannya. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Tanaman sama seperti manusia, selalu bernafas, menghirup oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Tapi jumlah oksigen di udara masih jauh lebih banyak, daripada yang dibutuhkan oleh kita maupun tanaman, untuk bernafas. Jadi, gak perlu khawatir kehabisan oksigen karena berebut dengan tanaman. Terlebih lagi, hingga kini belum ada berita tentang kematian penghuni rumah akibat berebut udara dengan tanaman di dalam ruangan. source Idea Online


Posisi Tempat Tidur Yang Salah

November 4, 2009 by  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Posisi Tempat Tidur Yang Salah dipostkan oleh Dotlahpis  comUntuk menata kamar tidur aspek kenyamanan memang yang paling utama. Intinya adalah membuat pengguna bisa segera beristirahat tanpa terganggu apapun. Kenyamanan bisa diperoleh dengan penggunaan lampu yang temaram, material kayu yang hangat, atau seprai dan bed cover yang lembut.

Sudah cukupkah itu semua?

Ada hal penting yang sering terlupakan, yaitu posisi tempat tidur. Sekilas mungkin terdengar sepele, tapi tunggu dulu, salah posisi bisa membahayakan kesehatan lho.

Jadi, perhatikan baik-baik beberapa posisi tempat tidur yang tidak disarankan ini:

* Tepat di depan pintu. Aliran udara langsung melaju ke arah tubuh sehingga bisa menimbulkan penyakit.

* Merapat ke dinding. Selain menyulitkan ketika mengganti seprai, warna dinding bisa belang karena bagian bawahnya tertutup tempat tidur. Bukan itu saja, dinding yang berbatasan langsung dengan kamar mandi sangat lembap dan berbahaya untuk kesehatan.

* Di sebelah jendela. Bukan hanya angin yang masuk melalui jendela, tetapi juga debu. Sangat bahaya bagi Anda yang berpenyakit asma.

* Di bawah AC. Ini sangat berbahaya untuk kesehatan. Udara AC memang sejuk, tapi bila terpapar langsung semalaman jelas bisa bikin masuk angin. Apalagi kalau anginnya mengarah langsung ke kepala, wah bisa sakit kepala seharian tuh.

Posisi terbaik tempat tidur memang di bagian tengah ruangan dengan headboard menempel ke dinding, dan dilengkapi dengan meja nakas di kedua sisinya. Namun bila ukuran ruangan tak memadai, yang penting sisakan jarak sekitar 40-60 cm dari dinding di samping tempat tidur.

Coba cek lagi. Sudahkah tempat tidur anda berada dalam posisi yang tepat . sumber (iDEAonline/Putri Dwimirnani)


Ranjang Antik

October 31, 2009 by  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Ranjang Antik dipostkan oleh Dotlahpis comRanjang yang berdesain etnik apalagi yang antik  sering kali berkesan horor. Dalam menata interior kamar tidur  kita boleh menabrak arus. Kalau sekarang berkembang gaya penataan yang simpel, tidak haram kok hukumnya menata ruangan dengan gaya etnik.

Sebetulnya, apa pun gaya penataan di dalam ruangan sah-sah saja dilakukan. Kalau ingin gaya penataan etnik mirip di rumah-rumah zaman dulu, juga boleh kok. Terlebih jika ketika berada di sana pikiran dan tubuh Anda bisa menjadi lebih rileks.

Membangun kamar tidur dengan tema etnik tertentu sangat mungkin dilakukan di negeri kita. Sampai saat ini masih cukup banyak ditemui furnitur-furnitur bergaya etnik, baik itu yang tergolong benda antik maupun furnitur repro berdesain etnik.

Misalnya untuk kamar tidur, masih mudah kok menemukan ranjang dari kayu jati utuh. Jika modelnya cocok, ranjang ini bisa diborong ke kamar tidur dan menjadi tempat peraduan yang nyaman.

Di satu sisi, kehadiran ranjang berdesain etnik ini dapat memberikan kesan antik di ruangan. Namun, hati-hatilah menata kamar tidur dengan furnitur berdesain etnik. Salah-salah, suasana ruangan berubah horor. Supaya enggak bersuasana seperti itu, coba perhatikan hal-hal ini,

1. Indonesia begitu kaya dengan tradisi dan kebudayaan, pilihlan furnitur yang memiliki desain etnik yang Anda suka atau bisa sesuaikan dengan daerah asal Anda. Selain lebih familier, desain dari daerah asal dapat mengingatkan kembali tradisi masa lalu daerah Anda.

2. Jangan terlalu banyak menempatkan barang-barang bernuansa etnik, terlebih jika unsur desainnya berbeda-beda. Mungkin Anda perlu menentukan tema khusus di ruangan itu.

3. Buatlah jendela yang lebih besar dari ruangan lainnya. Furnitur etnik cenderung berwarna gelap karena itu keberadaannya dapat membuat ruangan terkesan suram. Jendela besar dapat memasukkan cahaya lebih banyak ke dalam ruangan. Dengan demikian, ruangan bisa menjadi terang. Selain itu, jendela besar juga membuat sirkulasi udara ruangan menjadi lancar.

4. Supaya tema ruangan tercipta, kombinasikan keberadaan furnitur utama dan aksesori ruangan dengan elemen ruangannya. Misalnya, gunakan teraso atau tegel lawas sebagai lantai agar suasana etnik lebih terasa.

Tentu, hal-hal di atas masih dapat dikembangkan lagi sesuai dengan kondisi. Sekali lagi, yang penting jaga agar ruangan tak berkesan horor bagi Anda, terlebih lagi bagi anak-anak.  sumber iDEAonline Putri Dwimirnani


5 Trik Menata Hiasan dalam Rumah

October 23, 2009 by  
Filed under Kamar Tidur, Ruang Tamu, Tips Property

5 Trik Menata Hiasan dalam Rumah dipostkan oleh Dotlahpis comBanyak orang yang bingung bagaimana harus meletakkan benda-benda hiasan di dalam ruangan. Diletakkan tersendiri, jelek. Diletakkan berkelompok, juga nampak aneh. Agar tak kebingungan lagi, ikuti saja 5 trik berikut ini.

1. Jika meletakkan benda seni, foto atau lukisan di dinding, jangan meletakkannya di atas/melebihi ketinggian mata. Letakkan saja sekitar 150 cm dari lantai. Dengan cara ini foto atau lukisan Anda akan lebih nyaman dilihat.

2. Gunakan hiasan yang sesuai dengan skala ruangan. Pedoman yang umum digunakan adalah, gunakan 2/3 dari lebar dinding yang ada untuk berkreasi. Jika Anda tidak memiliki lukisan yang cukup besar, cobalah mengelompokkan beberapa barang dan letakkan secara berdekatan untuk memenuhi skala ruang yang ada.

3. Untuk menghindari kemonotonan, sebaiknya jangan meletakkan hiasan di rak meja dan rak di dinding berderet-deret seperti layaknya barisan tentara. Kemonotonan juga bisa timbul karena pengelompokan benda-benda yang sama persis. Jika memang harus menggunakan benda-benda yang sama, variasikan dengan menggunakan tinggi atau ukuran yang berbeda-beda.

4. Ada pedoman yang mengatakan ganjil lebih baik. Jadi, jika ingin melakukan pengelompokkan hiasan, letakkan hiasan dalam jumlah ganjil seperti 3, 5, dan seterusnya.

5. Usahakan dalam satu kelompok tidak terdapat perbedaan tekstur atau warna yang mencolok. Yang paling baik, kelompokkan benda-benda yang memiliki tekstur atau sifat yang mirip. sumber Nuniek S. Subagyo/Tabloid Rumah


Percantik Tempat Tidur dengan Runner

October 23, 2009 by  
Filed under Kamar Tidur, Tips Property

Percantik Tempat Tidur dengan Runner dipostkan oleh dotlahpis comSebagian besar dari masyarakat Indonesia pasti sudah mengenal bahkan sudah menggunakan runner sebagai elemen interior Anda. Taplak meja yang sedang “in” ini bentuknya panjang bahkan seringkali sampai menjuntai di kedua sisi meja dan tak terlalu lebar.

Umumnya, runner digunakan untuk menutupi meja tamu, meja makan, atau meja console. Tapi ternyata runner dapat pula digunakan untuk mempercantik tempat tidur Anda.

Contohnya bisa Anda lihat pada gambar yang kami tampilkan di sini. Kedua tempat tidur itu telah ditutupi dengan bed cover, namun masih terlihat pucat dan datar.

Untuk menyegarkan tempat tidur yang pucat sekaligus sebagai aksen, digunakanlah runner yang panjangnya melebihi lebar tempat tidur, sehingga sedikit menjuntai ke bawah.

Untuk warna, dipilih yang senada dengan warna dasar bed cover atau bisa juga disesuaikan dengan warna dominan pada kamar. Hasilnya, tempat tidur pun tampak lebih hidup dan berwarna. sumber Tabloid Rumah/rma.


Next Page »