Kamar Mandi Yang Terang
July 13, 2011 by Artawan
Filed under Tips Property, Toilet
Kebersihan kamar mandi bisa tercermin dari cahaya dan dinding yang terang. Hal ini merupakan salah satu kunci cara menjaga kamar mandi selalu bersih. Kamar mandi adalah ruang yang sensitif terhadap jamur dan kotoran. Hal itu terjadi karena ruang ini merupakan tempat membersihkan badan dari kotoran. Selain itu, kelembapannya menjadi faktor penentu mengapa jamur seringkali muncul.
Jamur dan bakteri tumbuh ketika kelembapan udara tinggi. Udara yang tidak berganti menyebabkan kelembapan semakin tinggi. Jadi bagaimana cara agar kamar mandi tidak lembap dan terasa sumpek? Berikut tipsnya:
1. Pastikan selalu ada bukaan yang berukuran kurang lebih sekitar 20% dari luas salah satu bidang atap atau dinding kamar mandi. Bukaan ini bisa membuat udara di kamar mandi berganti.
2. Gunakan dinding yang tidak menyerap air dan mudah dibersihkan. Salah satu cara yang praktis adalah dengan menggunakan tegel porselen untuk dinding. Selain mudah dibersihkan, motifnya pun beragam.
3. Pilihlah warna cerah untuk area-area yang kira-kira susah untuk dibersihkan. Warna cerah memudahkan kita mengetahui adanya kotoran yang menempel.
4. Untuk Anda yang menggunakan bak mandi, gunakan bak mandi berukuran kecil. Bak mandi bervolume besar dahulu digunakan karena berfungsi juga sebagai tempat penyimpanan air. Saat ini, teknologi penyimpanan air sudah lebih maju (air bisa disalurkan setiap saat dari tangki air), sehingga ukuran bak bisa disesuaikan dengan kebutuhan saat mandi. Bak air yang besar meningkatkan kelembaban ruangan.
5. Selalu bersihkan kamar mandi ketika air mulai berubah warna. Perubahan warna mengindikasikan juga tumbuhnya jamur dan bakteri.
Dari ulasan diatas rasanya tidak susah membuat kamar mandi bersih dan sehat.
Kamar Mandi Cantik
July 1, 2010 by Artawan
Filed under Tips Property, Toilet
Warna putih memang paling pas untuk membuat kamar mandi terasa lebih lapang dan terang. Tapi kalau semuanya putih, kesannya justru jadi monoton dan dingin. Tambahkan dengan warna merah untuk beri sentuhan kehangatan.
Merah populer karena sifatnya yang hangat. Selain itu, warna ini juga tampil mencolok, apalagi kalau disandingkan dengan warna-warna netral seperti putih. Dikarenakan sifatnya inilah, aplikasi merah tidak perlu banyak, cukup “cipratkan” di beberapa bagian ruangan. Hasilnya, ruangan pun terasa lebih hidup dan pastinya cantik!
Di kamar mandi di foto ini, merah hadir sebagai garis-garis bingkai kamuflase. Pengaplikasiannya memang sederhana, tapi hasilnya tidak membuat kecewa. Keramik border merah, yang biasa dipasang di dinding, kali ini digunakan untuk mencipta bingkai di lantai. Di dinding, rangkaian mozaik keramik merah, membingkai area wastafel. Uniknya, area ini seolah memiliki dua bingkai, besar dan kecil. Pasalnya bingkai cermin pun berwarna senada.
Sentuhan merah juga bisa ditambahkan di keset kaki, shower curtain, dan perangkat mandi seperti wadah sabun, handuk, dan sebagainya. Walaupun cuma merah dan putih, dijamin, deh, kamar mandi akan tampil jauh lebih menarik, dibandingkan jika hanya berwarna putih.
Boleh juga bermain motif. Kalau Anda cukup kreatif, buat motif bunga atau sulur dengan cutting sticker berwarna merah. Hiasi dinding putih kamar mandi dengan motif tadi. Kamar mandi akan tampak lebih chic dan romantis. sumber : idea online.
Tempat Penyimpanan Cantik di Kamar Mandi
November 4, 2009 by Artawan
Filed under Tips Property, Toilet
Anda ingin membuat penyimpanan di kamar mandi. Sekalian saja buat yang istimewa. Jadi, kamar mandi pun ikutan istimewa. Tak perlu kok memikirkan desain-desain yang rumit. Cukup dengan cerukan dinding.
Bentuk dan desain boleh sama, polesannya yang dibuat beda. Kita pasti sudah sering melihat cerukan dinding dijadikan storage. Nah, supaya beda kita dandani. Contohnya seperti di foto kamar mandi ini. Cerukan dinding seperti bersinar keunguan.
Tampilan seperti ini didapat dari lapisan mozaik kaca ungu, di dinding bagian dalam cerukan. Dilengkapi dengan lampu di bagian atas. Cahaya lampu dipantulkan oleh mozaik kaca. Jadilah cerukan yang bercahaya. Di antara dinding keramik sekitarnya, yang berwarna putih, cerukan ini jelas menyita perhatian.
Selain sederhana dan cantik, cerukan ini juga tidak menyita lahan. Seperti yang bisa dilihat di foto, cerukan dibuat di dinding shower. Tak ingin membuatnya di dinding shower, pilih saja area lain, di sekitar wastafel misalnya. Pas banget deh, buat si empunya kamar mandi mungil. Kecil tak berarti tak bisa tampil cantik. Ayo, coba buat cerukan secantik ini. sumber (iDEAonline/Anissa Q. Aini)
Tips Membuat Septic Tank
October 23, 2009 by Artawan
Filed under Tips Property, Toilet
Septic Tank berkaitan erat dengan aktivitas biologis seluruh penghuni rumah. Agar tidak mudah penuh dan mampet diperlukan rancangan yang tepat. Rancangan dan pemeliharaan yang tidak tepat dapat membuat septic tank tidak berfungsi dengan baik.
Septic tank adalah sistem sanitasi yang terdiri dari pipa saluran dari kloset, bak penampungan kotoran cair dan padat, bak resapan, serta pipa pelepasan air bersih dan udara. Agar septic tank tidak mudah penuh dan mampat, perlu diperhatikan hal-hal berikut:
Kemiringan pipa. Kemiringan menentukan lancar tidaknya proses pembuangan limbah. Selisih ketinggian kloset dan permukaan air bak penampung kotoran, sebaiknya sebesar mungkin. Agar mengalir lancar, kemiringan pipa minimal 2%, artinya setiap 100cm terdapat perbedaan ketinggian 2cm.
Pilih pipa saluran yang tepat. Pipa saluran sebaiknya berupa pipa PVC. Ukuran minimalnya adalah 4 inci. Rumah yang memiliki banyak toilet, sebaiknya menggunakan diameter pipa yang lebih besar. Buatlah saluran dengan lurus tanpa belokan, karena belokan atau sudut, rentan mampat.
Sesuaikan kapasitas dengan kebutuhan. Untuk rumah tinggal dengan jumlah penghuni hingga empat orang, cukup dibuat septic tank dengan ukuran 1,5mx1,5mx2m. Bak endapan dan sumur resapan bisa dibuat dengan ukuran 1mx1mx2m. Semakin banyak penghuni rumah, semakin besar ukuran yang dibutuhkan.
Bak harus kuat dan kedap air. Dinding, dasar, dan penutup bak utama harus kedap air, agar limbah tidak mencemari lingkungan. Bak endapan dan resapan sebaiknya memiliki dasar berupa campuran kerikil dan pasir. sumber (iDEAonline/Jones/Anissa)
Trik Renovasi Kamar Mandi
September 19, 2009 by Artawan
Filed under Tips Property, Toilet
Menjadikan kamar mandi lebih nyaman untuk relaksasi seusai aktivitas melelahkan.
Sekujur tubuh pegal disertai peluh bercucuran adalah hal biasa seusai beraktivitas seharian. Tempat pelarian yang paling pas biasanya adalah kamar mandi, di mana Anda bisa menyegarkan kembali badan dan pikiran.
Kebersihan kamar mandi jadi penting untuk diperhatikan, karena itu adalah penanda kebersihan sang penghuni. Bayangkan, jika kamar mandi Anda jauh dari rasa nyaman karena kotor, pengap, penuh karat, dan licin. Sungguh tak indah, kan?
Padahal, memberikan sentuhan baru pada kamar mandi (atau jika perlu merombaknya) sungguh mudah. Ikuti saja trik yang dibeberkan Andi Pratama, arsitek dari ANDParchitect.
Benahi & Cek
Tak masalah jika kamar mandi yang dimiliki di rumah adalah kamar mandi basah atau kamar mandi kering, sebab yang pertama kali harus dibenahi adalah sirkulasi udaranya.
“Dan jika memungkinkan, sinar matahari bisa masuk baik langsung atau tidak,” ujar Andi. Jika dua unsur ini optimal, kamar mandi akan menjadi lebih higienis dan tidak pengap.
Yang juga harus diperhatikan adalah kondisi pipa-pipa lama yang ada, apalagi jika selama ini menggunakan air panas. Semata-mata untuk menghindari kebocoran tatkala renovasi dilakukan atau akibat usia pipa yang sudah tua.
Kini, sistem pipa pada kebanyakan rumah masa kini menggunakan pipa berbahan PVC (polyvinyl chloride) untuk air dingin, karena kuat dan tahan lama. “Kalau dulu pakai pipa besi, tapi sekarang lebih baik bisa diganti dengan yang berbahan PVC,” ujar pria yang sering menulis di berbagai media ini.
Pilah Pilih Lantai
Siapa pula yang mau terpeleset di kamar mandi? Tentu tak ada yang bersedia, kan? Nah, untuk menghindari kejadian semacam ini, gantilah lantai yang digunakan dengan yang bertekstur kasar.
“Tapi tidak sampai membuat telapak kaki sakit, lho!” tambah alumnus Universitas Indonesia ini. Salah satu cirinya adalah permukaannya tidak mengilap. Jika kamar mandi tidak terlalu luas, atur tata letak lantai dengan pola memanjang.
Salah satu jenis ubin yang paling populer di kamar mandi adalah keramik. Pasalnya, mudah dipasang, gampang dibersihkan, tak cepat rusak, dan tahan air. Pemilik rumah juga punya lebih banyak pilihan, karena keramik tersedia dalam berbagai warna, bentuk, dan pola. Pilihan lain yang lebih praktis dan murah adalah vinyl dan laminasi. sumber kompas
Cara Hemat Renovasi Rumah
July 26, 2009 by Artawan
Filed under Dapur, Kamar Tidur, Ruang Tamu, Taman, Tips Property, Toilet
Memiliki rumah dengan nuansa baru bisa memberikan keceriaan dan warna berbeda di kehidupan sebuah keluarga. Melakukan renovasi bisa jadi salah satu pilihan tepat untuk mewujudkannya. Tak perlu khawatir berapa banyak uang yang akan Anda keluarkan, karena proses renovasi rumah bisa dilakukan dengan budget minimum. Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan supaya renovasi rumah menjadi efisien, hemat dan tepat sasaran. Berikut adalah langkah-langkahnya : 1. Langkah awal yang harus dilakukan adalah menentukan konsep renovasi dengan matang. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan-kesalahan pengerjaan yang menyebabkan dikeluarkannya biaya yang lebih banyak. Pematangan konsep juga memudahkan para pekerja menyelesaikan tugasnya. 2. Pematangan konsep sebaiknya dilakukan melalui proses diskusi dengan anggota keluarga lain karena renovasi rumah bertujuan memberikan kenyamanan bagi seluruh anggota keluarga. Padukan ide-ide di antara anggota keluarga dan dapatkan solusi dan keputusan yang tepat dan menguntungkan semua pihak. 3. Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah pemilihan waktu yang tepat untuk merenovasi. Kondisi cuaca dan musim sangat berpengaruh pada proses renovasi. Misalnya, membangun dan merenovasi rumah ketika musim hujan, sangatlah tidak tepat untuk dilakukan. Hujan akan mempersulit proses pembangunan sehingga membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama, selain itu hujan pun menghambat didapatnya hasil yang maksimal. 4. Melakukan survei terhadap harga-harga bahan bangunan dan keperluan renovasi lainnya akan sangat berguna meminimalisasi pengeluaran Anda. Sebagai salah satu alternatif penghematan, Anda bisa menggunakan bahan bangunan bekas tetapi berkualitas, asalkan Anda bisa dengan cermat memilih barang-barang yang bagus. 5. Ada beberapa barang yang sebaiknya Anda beli dengan kualitas yang sangat baik, seperti pipa, fondasi rumah, dan rangka atap. Pemilihan cat pun sebaiknya dilakukan dengan baik, terutama untuk eksterior rumah karena bagian ini sering terkena sinar matahari dan hujan, sehingga sering ditumbuhi jamur dan warnanya mudah luntur. 6. Pemilihan cara pembayaran pun sebaiknya Anda perhatikan. Ada dua sistem pembayaran yang bisa Anda terapkan, yaitu sistem borongan dan sistem harian. Bagi Anda yang sudah sangat matang dengan konsep renovasi, sebaiknya menggunakan sistem borongan karena akan sangat menghemat pengeluaran Anda. Sedangkan bagi Anda yang masih ragu-ragu dengan konsep renovasi, sebaiknya memilih pembayaran pekerja secara harian. (OCH) Sumber Kompas.
4 Langkah Menjadikan Kamar Mandi Lebih Lega
July 25, 2009 by Artawan
Filed under Tips Property, Toilet
Alokasi lahan untuk kamar mandi di rumah biasanya tak terlalu luas, apalagi di rumah yang memang berukuran kecil. Ruangan sempit, seperti halnya kamar mandi, sering kali terasa tidak nyaman. Untuk mengatasinya perhatikan hal berikut:
- Siapkan pencahayaan yang cukup. Kamar mandi yang terang akan terasa lebih lega dan nyaman dibandingkan kamar mandi yang kurang mendapat pencahayaan.
- Ciptakan ilusi dengan cermin. Ini adalah cara yang paling mudah dan banyak digunakan. Aplikasikan cermin berukuran besar di salah satu dinding. Ilusi ini terbukti jitu membuat ruang sempit terasa lebih luas dan lega.
- Sesuaikan perangkat kamar mandi dengan kebutuhan. Tak perlu menempatkan bathtub jika memang jarang digunakan untuk berendam, terlebih karena ruang sangat terbatas. Gunakan shower area sebagai pengganti bak mandi. Atau kalau masih ingin menggunakan bak mandi, pilihlah yang berukuran mungil sehingga penggunaan ruang bisa maksimal.
- Bersih dan rapi. Barang-barang berserakan membuat ruangan mana pun, termasuk kamar mandi, tampak sumpek dan tidak nyaman. Oleh karenanya, simpan rapi barang-barang keperluan mandi. Gunakan dinding sebagai area penyimpanan. Tempatkan rak di sana. Penulis: Anissa Sumber Kompas
5 Alasan Perlunya Renovasi Kamar Mandi
July 25, 2009 by Artawan
Filed under Tips Property, Toilet
Status kamar mandi kini bukan lagi sekadar “kamar kecil” atau “belakang” sehingga membuat banyak keluarga rela mengeluarkan uang ekstra untuk memermaknya.
Kamar mandi adalah salah satu ruangan di dalam rumah yang paling memerlukan perhatian karena boleh jadi letaknya tidak lagi di belakang rumah dan menjadi “indikator” untuk mengukur seberapa jorok atau seberapa bersih si pemilik rumah. Aktivitas di sana yang bersinggungan dengan urusan berbasah-basah juga membuatnya perlu melakukan perawatan dengan cermat.
Karenanya, kamar mandi bisa jadi sudah berganti-ganti wajah berkali-kali sedangkan ruangan atau bagian rumah yang lain masih bertahan seperti pada saat rumah dibangun pertama kali. Lalu, alasan lain apa yang membuat orang merasa perlu atau mempertimbangkan untuk mempercantik area ini?
Kenangan masa lalu sering menjadi inspirasi atau pertimbangan orang untuk mendesain atau merenovasi kamar mandi yang mereka miliki. Orang rela menghabiskan puluhan juta hanya untuk mengejar “masa lalu”. Unsur emosional berbicara, bahkan hanya untuk urusan sebuah kamar mandi.
Abdurrahman Wahid, mantan presiden, punya cerita tentang kebiasaan mandi almarhum Pak Harto. Menurut Gus Dur, panggilan akrab Abdurrahman Wahid, Pak Harto lebih suka mandi dengan gayung daripada berendam, karena mandi dengan gayung mengingatkan Pak Harto ketika mandi menggunakan perangkat yang sama di masa kanak-kanaknya. Sementara, kamar mandi di rumah aktor kondang Roy Marten dipancang mirip dengan kamar mandinya sewaktu masih tinggal di kota kelahirannya Salatiga.
Selain pertimbangan emosional, pertimbangan rasional juga menjadi alasan. Orang mungkin justru ingin mengubur masa lalunya dan memilih sesuatu yang lebih praktis, lebih simpel. Atau lebih kontemporer dan lebih modern. Bisa juga pertimbangannya karena mengingankan suasana maskulin atau sebaliknya, feminin.
Berikut ini lima alasan rasional dan emosional mengapa orang merasa perlu merenovasi kamar mandi
1. Mengganti elemen yang sudah mulai rusak atau tak berfungsi.
Inilah alasan rasional mengapa orang merenovasi kamar mandi. Kusen kayu yang lapuk karena sering tersiram air, kloset yang sudah kusam dan pelampungnya rusak, cat dinding yang mulai memudar karena udara lembap dalam kamar mandi, bak penampung air yang bocor, lantai kamar mandi yang mulai licin dan kusam atau rembes, adalah beberapa contoh mengapa kemudian renovasi kamar mandi dipandang sebagai keharusan dan mendesak dilakukan.
2. Ingin berganti model.
Kamar mandi dibuat berbarengan dengan umur rumah yang sudah puluhan tahun. Saat baru, model kamar mandi mungkin lagi ngetren dan disukai. Namun setelah tahun berganti tahun, ternyata model kamar mandi dengan bak mandi besar misalnya, sudah ketinggalan zaman. Kamar mandi dengan saluran air panas boleh jadi merupakan kebutuhan. Model kamar mandi dengan bathtub bisa jadi dibutuhkan ketimbang bak atau shower. Bisa juga sebaliknya di mana orang lebih memilih shower daripada bathtub atau bak karena alasan ingin berpartisipasi dalarn gerakan hemat air.
3. lngin mendapatkan suasana dan tampilan yang berbeda.
Kamar mandi yang gelap dengan dinding keramik berukuran 20×20 atau bahkan lebih jadul 10×10 pasti mengesankan kamar mandi yang tua. Apalagi bila motif atau warnanya juga sudah mulai ketinggalan. Mengganti dinding kamar mandi dari warna terang ke gelap atau sebaliknya, atau mengganti motif dari kembang-kembang menjadi polos, atau mengganti kamar mandi yang dindingnya bergambar kartun anak-anak, akan membuat tampilan dan suasana dalam kamar mandi berubah total. Suasana yang baru atau berbeda juga bisa didapatkan dari perubahan aksesorisnya, pencahayaan, serta hiasan-hiasan dalam kamar mandi.
4. Ingin merasa lebih lega atau justru lebih ringkas.
Ukuran atau luasan bisa punya buntut yang panjang. Ada yang merasa kamar mandi terlalu sempit sehingga harus diperluas, meski hanya menggeser salah satu sisi dinding beberapa puluh senti. Yang lain lagi justru merasa kamar mandi terlalu Iuas bak kamar tidur, sehingga kelihatan sia-sia. Memang, kamar mandi yang paling enak adalah yang “pas”.
5. Ingin menambahkan fungsi.
Belakangan, kamar mandi tak semata-mats hanya untuk bersih-bersih badan atau membuang hajat. Bersih-bersih jiwa juga bisa dilakukan di kamar mandi, misalnya dengan mandi sambil mendengarkan musik atau membaca. Di sini, kamar mandi lalu dimaknai bukan lagi semata-mats ‘kamar kecil” atau “ruang belakang”. Fungsi lainnya yang bisa disatukan dengan kamar mandi adalah sebagai ruang simpan (dengan sistem walk-in closet), atau bahkan ruang terapi (misainya dengan memasang batu-batuan di dalam kamar mandi untuk pijat refleksi kaki). (Tabloid Rumah) Sumber Kompas
Artwork dan Aksesori Bikin Fresh Kamar Mandi
July 25, 2009 by Artawan
Filed under Tips Property, Toilet
Menata ulang kamar mandi tak semudah menata ulang ruang lain. Mempercantik kamar mandi dengan mengubah tata letak saniter bisa jadi mengubah jalur instalasi air bersih dan kotor. Dan itu tidak mudah dilakukan.
Kita tentu pernah menata ulang interior kamar tidur atau ruang keluarga. Langkah paling sederhana mungkin sekadar mengubah posisi furnitur pada ruang. Dengan mengubah-ubah posisi furnitur, kita bisa memperoleh ruang yang kembali fresh.
Kamar mandi pun dapat dibuat fresh kembali dengan menatanya ulang. Tentu, menata ulang kamar mandi tak semudah menata ruang keluarga atau kamar tidur. Ini karena elemen kamar mandi sangat berbeda dengan kedua ruang tadi. Jika di ruang keluarga atau kamar tidur terdapat furnitur yang mudah dipindah-pindahkan, tidak demikian halnya dengan kamar mandi.
Mengubah posisi furnitur kamar mandi (dalam hal ini saniter) tidak semudah mengubah tata letak furnitur pada ruang keluarga atau kamar tidur. Saniter “melekat” erat pada lantai dan dinding. Untuk menata ulang letaknya, saniter harus dibongkar dan dipasang kembali pada tempat yang diinginkan. Dan ini bukan hal mudah karena berbuntut pada penataan ulang instalasi air bersih dan kotor.
Cara mudah membuat kamar mandi menjadi fresh kembali adalah dengan menambahkan elemen-elemen ruang yang tidak terkait langsung dengan fungsi saniter. Misalnya, memberikan border berupa stiker pada bagian tepi/tengah dinding keramik kamar mandi. Ini mudah dilakukan. Setelah membeli, stiker yang diinginkan bisa langsung dipasang pada dinding keramik.Hasilnya bisa dinikmati segera setelah seluruh stiker tertempel.
Langkah lain yang juga mungkin dilakukan adalah menempatkan/menambahkan aksesori ruang berupa lukisan atau artwork lainnya pada dinding. Keberadaan lukisan atau artwork dapat menjadi pengisi dinding kamar mandi yang rata-rata dibiarkan kosong.
Selain dengan cara di atas, keindahan kamar mandi juga dapat tercipta dari penggunaan perangkat mandi yang unik dan cantik. Misalnya dengan menempatkan wadah sabun atau tempat tisu yang berdesain unik. Atau bisa juga dengan menambahkan aksesori pada penutup kloset.
Tentu masih banyak langkah-langkah lain bisa dilakukan untuk mempercantik kamar mandi. Namun ketika berkeinginan melakukannya, pertimbangkan juga kesesuaian bentuk, desain, dan warna elemen yang akan ditambahkan dengan tema dasar dan warna kamar mandinya. Ini bertujuan untuk menjaga agar tercipta kesesuaian antara kamar mandi dengan elemen-elemen yang akan ditambahkan. Dengan demikian, tujuan membuat kamar mandi lebih fresh dapat tercapai. (www.ideaonline.co.id/ Tatang). Sumber kompas
Kamar Mandi yang Aman untuk Balita
July 25, 2009 by Artawan
Filed under Tips Property, Toilet
Kamar mandi adalah salah satu ruangan di dalam rumah yang berpotensi besar mencederai anak. Beberapa benda harus disingkirkan agar anak dapat aman menggunakan kamar mandi.
Anda tentu tak ingin si kecil mengalami cedera serius akibat berkegiatan di kamar mandi. Kondisi ini bisa saja terjadi jika kita tidak memperhitungkan desain dan penataan kamar mandi. Terpeleset, terbentur, atau bahkan tersengat aliran listrik adalah sederet kecelakaan yang mungkin saja bisa terjadi di sana. Lalu, bagaimanakah kamar mandi yang ramah anak?
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada sebuah kamar mandi sehingga dapat disebut sebagai kamar mandi yang ramah anak. Hal-hal itu antara lain:
Lantai
Untuk menghindari terpeleset, terlebih pada area basah, gunakan keramik lantai khusus untuk kamar mandi. Keramik ini memiliki ciri antara lain permukaannya lebih kasar dari keramik lantai biasa dan tidak licin jika terkena air.
Selain itu, pilih juga yang ukurannya besar-besar misalnya 50 x 50 cm, untuk meminimalkan nat lantai. Pada area lembab, nat lantai merupakan tempat paling strategis bagi perkembangbiakan bakteri dan jamur.
Untuk kamar mandi kering yang lantainya kadang menggunakan marmer atau keramik, tambahkan juga karet lantai pada area yang sering dijadikan sebagai pijakan. Biasakan pula untuk selalu mengeringkan lantai yang terkena air setelah pemakaian.
Pintu
Menjaga agar anak tak keluar masuk kamar mandi tanpa sepengetahuan kita, tambahkan pengait atau kunci pada pintu kamar mandi. Tempatkan kunci di bagian atas pintu. Bisa juga membuat pegangan pintu lebih tinggi dan tidak terjangkau anak usia batita. Beri pengaman berupa pengganjal pada pintu untuk menghindari risiko jari si kecil terjepit.
Kloset
Sebaiknya pilih kloset duduk karena, selain lebih aman untuk si kecil, juga memudahkan kita untuk mengajarinya toilet training. Pastikan kloset selalu dalam keadaan tertutup setelah pemakaian. Gunakan pengunci kloset supaya mereka tidak bisa membukanya sendiri. Keingintahuan anak bisa membuat mereka tergelincir, yang pada akhirnya membuat kepala mereka terbenam dan menelan air kloset.
Apabila menggunakan kloset jongkok, buat penutup berupa lembaran papan yang kokoh sebagai penutup kloset untuk menghindari kaki si kecil terpeleset masuk ke dalam kloset.
Bathtub
Pilih bathtub yang desain permukaannya tidak licin dan aman untuk anak-anak. Bila perlu tambahkan lagi karpet antiselip di dalam bathtub. Pasang juga karet yang agak tebal di tiap sisi-sisi dan pegangan bathtub untuk mengurangi risiko cedera berat apabila si kecil terpeleset. Segera kosongkan bathtub selesai pemakaian untuk menghindari anak tenggelam ketika tak sengaja lepas dari pengawasan.
Utilitas
Jauhkan semua benda beraliran listrik dari sumber air, seperti keran wastafel atau bathtub. Bila perlu gunakan stop kontak yang dilindungi ground-fault circuit interrupter (GFCI), perangkat khusus yang mampu mendeteksi apabila ada perubahan arus listrik dan menghentikannya seketika. Pasang pelindung buka-tutup pada stop kontak, dan segera tutuplah apabila telah selesai menggunakan stop kontak tersebut.
Untuk pemanas air, stel suhu tidak lebih dari 49 derajat celsius untuk menghindari risiko kulit anak terbakar ketika tanpa pengawasan ia membuka sendiri keran air panas. Atau bisa juga menggunakan keran air yang mempunyai sistem safety lock.
Peralatan dan perlengkapan mandi
Meski tampak sederhana, tetapi peralatan dan perlengkapan mandi bisa jadi sumber masalah besar yang dapat menimpa anak. Letakkan sabun, sampo, after shave, dan sebagainya di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan mereka. Begitu juga dengan tisue, jangan sampai si kecil mudah menjangkaunya dan pada akhirnya tisu tersebut tertelan.
Simpan pisau cukur, silet, gunting kuku, dan benda tajam lainnya di tempat khusus dan terkunci. Jangan sekali-kali membiarkan pengering rambut atau pencukur otomatis ditinggalkan begitu saja dalam kondisi teraliri listrik meski hanya sebentar.
Furnitur
Pasang cermin yang memiliki bingkai kokoh, pastikan perekat atau kaitannya kuat menempel ke dinding. Jangan gunakan cermin dengan sudut-sudut yang tidak dilindungi. Untuk kabinet atau lemari, gunakan yang memiliki pengaman dan kunci di bagian pintu dan laci-lacinya.
Jadi, apakah kamar mandi Anda sudah memenuhi kriteria di atas? Jika belum, coba tata kembali kamar mandinya sehingga layak disebut kamar mandi ramah anak. Dan jangan lupa, selalu awasi kegiatan anak selama berada di kamar mandi. (www.ideaonline.co.id /Tania Erniaty/Arsitek) Sumber kompas

